Home
Login.
Artikelilmiahs
44574
Update
RENITA ASRI SEKARNINGRUM
NIM
Judul Artikel
Studi Karakteristik Sistem Panas Bumi Berdasarkan Data Geologi dan Geokimia Fluida Daerah Ulubelu dan Sekitarnya, Kabupaten Tanggamus, Lampung
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Menurut UU No. 21 Tahun 2014 tentang Panas Bumi, memutuskan sumber daya panas bumi adalah sumber energi panas yang terkandung di dalam air panas, uap air, dan batuan bersama mineral ikutan dan gas lainnya yang secara genetik semuanya tidak dapat dipisahkan dalam suatu sistem panas bumi. Sedangkan menurut Kementrian ESDM (2021), Indonesia menyimpan 40% cadangan panas bumi di dunia, hal tersebut didukung pula dengan letak Indonesia yang berada di kawasan Ring of Fire. Beberapa daerah di Indonesia terdapat banyak manifestasi panas bumi di permukaan dan menjadi area prospek untuk digali potensi panas bumi. Karena energi yang dihasilkan dari panas bumi merupakan energi baru terbarukan (EBT), maka fluida panas bumi berpotensi dalam pemanfaatannya di masa yang akan datang. Adanya potensi panas bumi yang ada Indonesia, dapat menjadi kesempatan yang menarik dalam penentuan eksplorasi sistem panas bumi, yaitu dengan adanya kemunculan manifestasi di permukaan. Mengetahui model sistem panas bumi dapat dihasilkan dari gabungan data penelitian geologi dan geokimia. Sehingga interpretasi dari penelitian akan menghasilkan informasi kondisi geologi di permukaan, karakteristik geokimia manifestasi panas bumi, serta model panas bumi untuk dapat mengetahui keterkaitannya. Penelitian ini diharapkan dapat menambah informasi dari aspek geologi dan geokimia manifestasi panas bumi yang muncul di permukaan daerah penelitian, model sistem panas bumi daerah penelitian, serta memberikan pengetahuan tentang parameter penting yang diperhitungkan pada keberlanjutan penyelidikan eksplorasi panas bumi menggunakan metode geoindikator dan geothermometer fluida berupa air dan gas panas bumi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
According to UU no. 21 of 2014 concerning Geothermal Energy, determines that geothermal resources are sources of heat energy contained in hot water, water vapor and rocks along with associated minerals and other gases which are genetically all inseparable in a geothermal system. Meanwhile, according to the Ministry of Energy and Mineral Resources (2021), Indonesia holds 40% of the world's geothermal reserves, this is also supported by Indonesia's location in the Ring of Fire area. Several areas in Indonesia have many geothermal manifestations on the surface and are prospect areas for exploring geothermal potential. Because the energy produced from geothermal energy is new renewable energy (NRE), geothermal fluid has the potential to be utilized in the future. The existence of geothermal potential in Indonesia can be an interesting opportunity in determining the exploration of geothermal systems, namely by the emergence of manifestations on the surface. Knowing the geothermal system model can be generated from a combination of geological and geochemical research data. So that the interpretation of the research will produce information on geological conditions on the surface, geochemical characteristics of geothermal manifestations, as well as geothermal models to be able to determine their relationships. This research is expected to add information from the geological and geochemical aspects of geothermal manifestations that appear on the surface of the research area, the geothermal system model of the research area, as well as provide knowledge about important parameters that are taken into account in the sustainability of geothermal exploration investigations using geoindicator methods and fluid geothermometers in the form of water. and geothermal gas.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save