Home
Login.
Artikelilmiahs
4447
Update
UZI HERA TANI
NIM
Judul Artikel
PENGARUH KONSENTRASI DAN FREKUENSI PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Tomat merupakan salah satu jenis sayuran buah yang memiliki kandungan gizi tinggi dan diminati oleh masyarakat karena dapat diolah dalam beberapa jenis masakan. Budidaya tomat masih dipengaruhi oleh penggunaan pupuk kimia. Penggunaan pupuk kimia terus-menerus akan memberikan pengaruh negatif terhadap kondisi tanah, dan lingkungan. Oleh karena itu diperlukan inovasi dalam budidaya tomat yang dapat mengurangi dampak negatif tersebut, salah satunya dengan penggunaan pupuk organik cair (POC) kotoran kambing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi dan frekuensi pemberian POC yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil tomat. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan tiga kali ulangan. Perlakuan terdiri dari dua faktor yaitu konsentrasi POC ( K1= 4.000 ppm, K2= 8.000 ppm, K3= 12.000 ppm ) dan frekuensi pemberian POC ( F1= satu kali seminggu, F2= dua kali seminggu, F3= tiga kali seminggu). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC pada frekuensi dan konsentrasi yang berbeda tidak memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tomat serta tidak terjadi interaksi diantara keduanya.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Tomato is a fruit vegetables that have a high nutrient content and a lot of people like it because it can be processed in several types of dishes. Tomato cultivation is still influenced by the use of chemical fertilizers. The use of chemical fertilizers will continually negatively impact soil conditions, and the environment. Therefore we need innovation in tomato cultivation which can reduce the negative impact, one of them is by using of liquid organic fertilizer (POC) from goat manure. The purpose of this study was to determine the right concentration and frequency of POC on the growth and yield of tomato. This research used Randomized Block Design (RBD) with three replications. Treatment consists of two factors: the concentration of POC (K1 = 4.000 ppm, K2 = 8.000 ppm, K3 = 12.000 ppm) and the frequency of POC (F1 = once a week, F2 = twice a week, F3 = three times a week). The results showed that administration of POC concentrations at different frequencies and no effect on the growth and yield of tomato and no interaction between them.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save