Home
Login.
Artikelilmiahs
44380
Update
ALIFIO ADLIN ENGGARIANTO
NIM
Judul Artikel
Komodifikasi Tenaga Kerja dalam Praktik Gotong Royong di Masyarakat Pedesaan (Studi Kasus di Masyarakat Desa Adisara, Banyumas)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Praktik gotong royong yang seharusnya diorientasikan untuk memperkuat kolektivitas dan afektifitas masyarakat telah mengalami perubahan. Perubahan tersebut direfleksikan pada komodifikasi tenaga kerja dalam praktiknya. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komodifikasi tenaga kerja dalam praktik gotong royong dan faktor yang melatarbelakanginya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, menggunakan purposive sampling untuk pemilihan partisipan dan wawancara mendalam untuk pengumpulan data, sedangkan analisis dilakukan dengan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya komodifikasi tenaga kerja dalam praktik gotong royong memaknai adanya perubahan hubungan timbal balik di dalam praktiknya. Melalui perspektif George Caspar Homans mengenai pertukaran sosial bahwasannya level analisa hubungan timbal balik dalam sebuah tindakan sosial terletak pada reward (imbalan) yang diharapkan atas cost (pengorbanan) yang dikeluarkan. Sehubungan dengan itu, praktik gotong royong yang semula dijalankan oleh masyarakat untuk mendapatkan imbalan berupa persetujuan sosial mulai mengalami perubahan. Kini praktik gotong royong diukur sebagai komoditas materiil seiring terjadinya ketidaksiapan masyarakat dalam menghadapi tekanan sosial akibat pandemi Covid-19 dan kecemburuan sosial atas ketidakmerataan bantuan sosial di saat pandemi Covid-19. Meskipun pandemi Covid-19 sudah berakhir, komodifikasi tenaga kerja dalam praktik gotong royong masih terjadi karena kecemburuan sosial atas ketidakmerataan bantuan sosial di saat pandemi Covid-19 masih membekas hingga saat ini.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The practice of mutual cooperation, traditionally aimed at strengthening community collectivity and affectivity, has undergone notable changes, particularly in the context of labor commodification within these practices. Based on this, this research aims to analyze the commodification of labor in mutual cooperation practices and the factors behind it. This research employs a qualitative approach with a case study method, utilizing purposive sampling for participant selection and in-depth interviews for data collection, while the analysis is conducted using the Miles and Huberman interactive model. The results reveal that the commodification of labor in mutual cooperation reflects a significant shift in reciprocal relationships, as theorized by George Caspar Homans' social exchange theory, which emphasizes the balance of expected rewards against incurred costs in social actions. Initially, rewards in mutual cooperation were viewed as social agreements that fostered community solidarity and emotional connection. However, this perspective has shifted, with mutual cooperation increasingly being treated as a material commodity. This change is largely attributed to societal unpreparedness in facing the social pressures of the Covid-19 pandemic and the resultant social jealousy caused by the unequal distribution of social assistance during the crisis. Remarkably, even after the pandemic, the trend of labor commodification in mutual cooperation continues, driven by persistent societal envy over the inequity of pandemic-related social assistance, highlighting the lasting impact of societal and economic pressures on traditional social practices.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save