Home
Login.
Artikelilmiahs
44345
Update
RACHEL SEKAR VINI UTAMI
NIM
Judul Artikel
Representasi Ketidakadilan Gender Pada Serial Anne With An E (Season 2, 2018)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Film saat ini berkembang sesuai dengan perkembangan teknologi. Film saat ini tidak hanya sebagai cerminan realitas saja, tetapi juga berfungsi untuk merepresentasikan apa yang ada di masyarakat. Salah satu representasi yang diangkat dalam film atau serial adalah mengenai isu ketidakadilan gender. Salah satu serial yang menarik untuk diteliti yang berkaitan dengan isu sektidakadilan gender adalah serial Anne With An E season 2. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ketidakadilan gender pada serial tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bentuk ketidakadilan gender yang ada pada serial Anne With An E adalah subordinasi dan stereotipe. Ketidakadilan mengenai subordinasi ada 1 adegan. Kemudian mengenai stereotipe ada 4 adegan dan salah satunya laki-laki yang juga dapat menjadi korban ketidakadilan gender. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ketidakadilan gender bisa terjadi kepada siapa saja baik perempuan dan laki-laki serta penyebab terjadinya hal ini karena adanya budaya turun-temurun di masyarakat.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Movies today are evolving according to technological developments. Movies today are not only a reflection of reality, but also serve to represent what is in society. One of the representations raised in a film or series is about the issue of gender injustice. One of the interesting series to research related to gender injustice issues is Anne With An E season 2. This study aims to describe gender injustice in the series. The method used in this study is a qualitative method that is descriptive using Charles Sanders Peirce's semiotic approach. The results of this study show that the form of gender injustice that exists in the Anne With An E series is subordinated and stereotyped. The injustice regarding subordination has 1 scene. Then regarding stereotypes there are 4 scenes and one of them is a man who can also be a victim of gender injustice. The conclusion of this study is that gender injustice can happen to anyone, both women and men, and the cause of this occurrence is due to the existence of hereditary culture in society.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save