Home
Login.
Artikelilmiahs
44312
Update
KHOIRUN NIDA
NIM
Judul Artikel
EFEKTIVITAS PENAMBAHAN SUPLEMEN TERHADAP PERTUMBUHAN MISELIUM JAMUR TIRAM COKLAT (Pleurotus cystidiosus)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Salah satu produk hortikultura dengan minat pasar yang tinggi adalah jamur. Tempat budidaya jamur tiram di Jawa Barat yang aktif memenuhi permintaan pasar adalah CV Asa Agro Corporation Cianjur (CV AAC). Jamur pangan yang dibudidayakan di CV AAC, di antaranya adalah jamur tiram coklat (Pleurotus cystidiosus). Masa tumbuh miselium jamur tiram coklat (P. cystidiosus) relatif lama berkisar antara 45-60 hari. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut yaitu memenuhi nutrisi dasar yang dibutuhkan jamur tiram coklat berupa nitrogen dan karbon dalam bentuk suplemen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan suplemen terhadap pertumbuhan miselium jamur tiram coklat (P. cystidiosus) dan dosis penambahan suplemen yang sesuai untuk mendapatkan pertumbuhan optimal dari miselium jamur tiram coklat (P. cystidiosus). Penelitian dilakukan di CV AAC menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Penelitian dilaksanakan dengan 4 perlakuan dan diulang sebanyak 6 kali, sehingga didapatkan 24 unit percobaan. Faktor yang diujikan yaitu dosis pemberian suplemen pada medium baglog, meliputi 100 gram, 200 gram, dan 300 gram. Penelitian menunjukkan hasil bahwa penambahan suplemen berpengaruh terhadap pertumbuhan miselium jamur tiram coklat (P. cystidiosus). Dosis penambahan suplemen yang sesuai untuk mendapatkan pertumbuhan optimal dari miselium jamur tiram coklat (P. cystidiosus) adalah sebesar 0 gram atau tanpa tambahan suplemen.
Abtrak (Bhs. Inggris)
One of the horticultural products with high market interest is mushrooms. An oyster mushroom cultivation site in West Java that actively meets market demand is CV Asa Agro Corporation Cianjur (CV AAC). Among the food mushrooms cultivated at CV AAC are brown oyster mushrooms (Pleurotus cystidiosus). The mycelium growth period of brown oyster mushrooms (P. cystidiosus) is relatively long, ranging from 45-60 days. Efforts that can be made to overcome this are to fulfill the basic nutrients needed by brown oyster mushrooms in the form of nitrogen and carbon in the form of supplements. This study aims to determine the effect of supplement addition on the growth of brown oyster mushroom mycelium (P. cystidiosus) and the appropriate dose of supplement addition to obtain optimal growth of brown oyster mushroom mycelium (P. cystidiosus). The research was conducted at CV AAC using an experimental method with a completely randomized design (CRD). The research was conducted with 4 treatments and repeated 6 times, resulting in 24 experimental units. The factor tested was the dose of supplementation on the baglog medium, including 100 grams, 200 grams, and 300 grams. The results showed that the addition of supplements affected the growth of brown oyster mushroom mycelium (P. cystidiosus). The appropriate dose of supplement addition to obtain optimal growth of brown oyster mushroom mycelium (P. cystidiosus) is 0 grams or without additional supplements.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save