Home
Login.
Artikelilmiahs
44278
Update
EVA HIMATUN ALIAH
NIM
Judul Artikel
Pemodelan Fisis Sesar Ajibarang Berdasarkan Data Anomali Gravitasi Citra Satelit GGMPlus
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Daerah Ajibarang termasuk daerah yang terdapat sesar aktif. Untuk mengetahui jenis sesar yang berada di daerah Ajibarang maka diperlukan metode gravitasi dengan menggunakan data anomali gravitasi yang didapatkan dari data citra satelit GGMPlus2013 serta analisis First Horizontal Derivative (FHD) dan Second Vertical Derivative (SVD). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan sesar dan untuk menentukan jenis sesar yang berada di daerah Ajibarang Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Hasil pemodelan menunjukan bahwa di daerah Ajibarang terdapat sebuah sesar normal yaitu sesar turun yang memiliki orientasi ke arah timur laut dengan kemiringan 45°. Selain itu hasil pemodelan menunjukan bahwa daerah Ajibarang tersusun atas 3 formasi batuan yaitu formasi aluvium (Qa) dengan densitas 1,71 – 2,21 g/cm3, formasi tapak (Tpt) dengan densitas 2,2 – 2,28 g/cm3, formasi halang (Tmph) dengan densitas 2,35 – 2,61 g/cm3. Dengan mengetahui jenis sesar yang berada di daerah Ajibarang maka pemerintah dapat merencanakan mitigasi bencana yang sesuai dengan jenis sesar.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The Ajibarang area is an area where there are active faults. To find out the type of fault in the Ajibarang area, a gravity method is needed using gravity anomaly data obtained from GGMPlus2013 satellite image data as well as First Horizontal Derivative (FHD) and Second Vertical Derivative (SVD) analysis. This research aims to determine the existence of faults and to determine the type of faults in the Ajibarang area, Banyumas Regency, Central Java. The modeling results show that in the Ajibarang area there is a normal fault, namely a descending fault which has an orientation to the northeast with a slope of 45°. Apart from that, the modeling results show that the Ajibarang area is composed of 3 rock formations, namely alluvium formation (Qa) with a density of 1,71 – 2,21 g/cm3, tread formation (Tpt) with a density of 2,2 – 2,28 g/cm3, barrier formation (Tmph) with a density of 2,35 – 2,61 g/cm3. By knowing the types of faults in the Ajibarang area, the government can plan disaster mitigation according to the type of fault.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save