Home
Login.
Artikelilmiahs
44232
Update
CHAIRUNNISA RAHMA SARI
NIM
Judul Artikel
Korean Cultural Identity of Yi’s Family Depicted in Minari Movie (2020)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini berjudul “Korean Cultural Identity of Yi’s Family Depicted in Minari Movie (2020)”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menunjukkan gambaran identitas budaya Korea pada generasi imigran generasi pertama dan generasi kedua dengan menggunakan teori identitas budaya Stuart Hall dan tahap perkembangan identitas budaya oleh Myron W. Lustig dan Jolene Koester. Data penelitian ini dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasilnya, terdapat dua penggambaran identitas budaya Hall yang berbeda dalam film tersebut. Para imigran generasi pertama menggambarkan dirinya sebagai “being” karena mereka terus melestarikan warisan budaya nenek moyang mereka melalui pelestarian masakan asli Korea, terus menggunakan bahasa Korea sebagai bahasa komunikasi dan promosi bisnis, serta melalui penanaman dan menjual sayuran Korea. Terlebih lagi, mereka telah memasuki tahap pencapaian identitas budaya karena mereka menunjukkan rasa percaya diri terhadap identitas budayanya. Sementara itu, generasi imigran kedua menunjukkan identitas budaya sebagai “becoming” karena mereka mulai terlibat dalam budaya tuan rumah sekaligus melestarikan budaya Korea. Keterlibatan mereka dalam bentuk makanan, karena mereka mulai mengikuti pilihan makanan, kebiasaan, dan Bahasa orang Amerika, serta mampu berbicara bahasa Korea dan Inggris tergantung pada situasinya. Namun mereka belum menunjukkan keingintahuan terhadap kedua budaya tersebut karena masih dalam tahap identitas budaya yang belum teruji.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research is entitled “Korean Cultural Identity of Yi’s Family Depicted in Minari Movie (2020)”. The purpose of this research is to show the depiction of Korean cultural identity in the first-generation and second-generation of immigrants using Stuart Hall’s cultural identity theory and the development stage of cultural identity by Myron W. Lustig and Jolene Koester. The data of this research are analyzed using descriptive qualitative method. As a result, there are two different depiction of Hall’s cultural identity found in the movie. The first-generation of immigrants portrays themselves as “being” because they continue to preserve the cultural heritage of their ancestors through the preservation of authentic Korean cuisine, the continued use of Korean as a language for communication and business promotion, as well as through planting and selling Korean vegetables. Furthermore, they have entered cultural identity achievement because they show self-confidence about their cultural identity. Meanwhile, the second-generation of immigrants shows cultural identity as “becoming” because they begin to engage in host culture while preserving Korean culture. Their engagement is in the form of food, as they start to engage with American food choices, habits, and language, as are they able to speak Korean and English depending on the situation. However, they do not show any curiosity about both cultures because they still in unexamined cultural identity stage.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save