Home
Login.
Artikelilmiahs
4412
Update
SUMIRAH
NIM
Judul Artikel
PENGARUH PROPORSI DAN JENIS FLAVOURING TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDAN MINUMAN FUNGSIONAL BERBAHAN DASAR Sargassum crassifolium DAN DAUN KUMIS KUCING
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Minuman fungsional biasanya dibuat dari tanaman obat dan rempah-rempah serta berbagai bahan alami, misalnya rumput laut coklat (Sargassum crassifolium) dan daun kumis kucing atau java tea. Pengembangan formulasi minuman dengan penambahan flavouring lemon, jahe dan pekak dapat menghasilkan minuman fungsional yang bisa diterima oleh masyarakat dan memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh proporsi S. crassifolium dan daun kumis kucing, penambahan jenis flavouring jahe dan pekak serta interaksinya terhadap aktivitas antioksidan minuman S. crassifolium java tea celup. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor yang dicoba meliputi Perbandingan proporsi S. crassifolium dengan daun kumis kucing (K), yaitu K1 (100:0), K2 (80:20), K3 (60:40), K4 (40:60), K5 (20:80), K6(0:100), serta Jenis flavouring (F) meliputi F1 (lemon), F2 (lemon+jahe), F3 (lemon+pekak). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan proporsi daun kumis kucing dalam minuman dan penambahan flavouring jahe meningkatkan aktivitas antioksidan. Formulasi optimal yang menghasilkan minuman S. crassifolium java tea dengan aktivitas antioksidan tertinggi yaitu perlakuan proporsi S. crassifolium dan daun kumis kucing 40:60 dengan flavouring jahe (K4F2) memiliki penghambatan MDA 66,95% dan rendemen sebesar 83,89%.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Functional drink typically made from medicinal plants and herbs as well as many natural materials, such as the Brown seaweed (Sargassum crassifolium) and java tea leaves. Development of formulations with the addition of flavouring, lemon ginger and pekak in order to provide a functional beverage that can be accepted by the community and has a high antioxidant activity. This research aims to assess the influence of proportion of S. crassifolium and java tea leaves, addition of flavouring and ginger as well as their interaction towards star anise antioxidant activity drinks S. crassifolium java tea dye. This study used a Randomized Block Design (RBD). The factors tested include comparison the proportion of S. crassifolium with java tea leaves (K), i.e. K1 (100: 0), K2 (80:20), K3 (60:40), K4 40 (40:60), K5 (20:80), K6 (0:100), as well as types of flavouring (F) covering F1 (lemon), F2 (lemon+ginger), F3 (lemon+star anise). The results showed that an increased proportion of java tea leaves in the drinks and the addition of ginger flvouring increase antioxidant activity. Optimal formulations that produce drinks S. crassifolium java tea with the highest antioxidant activity, i.e. the proportion of treatment S. crassifolium and java tea leaves 40:60 with a flavouring of ginger (K4F2) have inhibitory MDA 66.95% and yield of 83.89%.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save