Home
Login.
Artikelilmiahs
44045
Update
MISYKA SYAHRA RAHMANIYYAH
NIM
Judul Artikel
Respons Kerang Hijau (Perna viridis) terhadap Depurasi Logam Berat Kromium (Cr) dengan Metode Filtrasi dan Resirkulasi Air Laut
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kerang hijau (Perna viridis) adalah kelompok bivalvia yang memiliki kemampuan untuk memfilter partikel yang ada di suatu perairan atau filter feeder. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kandungan logam berat kromium (Cr) pada kerang hijau (Perna viridis) sebelum dan sesudah depurasi dengan filtrasi dan resirkulasi air laut dan mengetahui perubahan persentase kandungan logam berat kromium pada kerang hijau. Penelitian ini menggunakan metode filtrasi dan resirkulasi air laut dengan lama waktu perendaman 24 dan 48 jam. Hasil dari penelitian ini menunjukkan konsentrasi logam berat Cr pada kerang hijau setelah depurasi cenderung mengalami penurunan pada perendaman 24 jam. Konsentrasi kerang hijau ssebelum dan setelah depurasi menunjukkan nilai yang masih di bawah ambang batas. Konsentrasi kerang hijau sebelum dan sesudah depurasi menunjukkan nilai yang masih dibawah ambang batas. Diketahui persentase perubahan logam berat Cr pada kerang yang dihasilkan berkisar antara 6-11%, namun terdapat pula perlakuan depurasi yang mengakibatkan peningkatan persentase logam berat Cr pada kerang hijau yaitu sekitar 22-25%.
Abtrak (Bhs. Inggris)
ABSTRACT Green mussels (Perna viridis) are a group of bivalves that have the ability to filter particles in water or filter feeders. The aim of this research was to determine the heavy metal chromium (Cr) content in green mussels (Perna viridis) before and after depuration by filtration and seawater recirculation and to determine changes in the percentage of chromium heavy metal content in green mussels. This research uses seawater filtration and recirculation methods with soaking times of 24 and 48 hours. The results of this study showed that the concentration of the heavy metal Cr in green mussels after depuration tended to decrease after 24 hours of immersion. The concentration of green mussels before and after depuration showed values that were still below the threshold. The percentage change in the heavy metal Cr in the shellfish produced is known to be in the range of 6-11%, but there is also depuration treatment which results in an increase in the percentage of the heavy metal Cr in green shellfish, which is around 22-25%.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save