Home
Login.
Artikelilmiahs
4398
Update
IBNU FATHA NUGRAHA
NIM
Judul Artikel
PEMANFAATAN PUPUK HAYATI MIKORIZA - Bacillus subtilis B46 DAN PUPUK N-P-K UNTUK MENEKAN PENYAKIT LAYU BAKTERI DAN MENINGKATKAN PERTUMBUHAN TANAMAN TERUNG
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Tujuan penelitian ini untuk: (1) mengetahui potensi pupuk hayati Mikoriza - B. subtilis B46 dalam menekan penyakit layu bakteri dan meningkatkan pertumbuhan pada tanaman terung, (2) mengetahui pemberian pupuk N-P-K dalam menekan penyakit layu bakteri dan pertumbuhan pada tanaman terung, (3) mengetahui interaksi pupuk hayati Mikoriza - B. subtilis B46 dan pemberian pupuk N-P-K terhadap penyakit layu bakteri dan meningkatkan pertumbuhan terung. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Perlindungan Tanaman, Laboratorium Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman dan lahan Desa Srowot Kecamatan Kalibagor, Banyumas. Penelitian dilakukan selama 4 bulan sejak bulan April sampai Juli 2012. Penelitian ini merupakan percobaan faktorial yang disusun dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 ulangan. Faktor yang dicoba yaitu dosis pemberian pupuk hayati mikoriza - B. subtilis B46 (2,5 g/tanaman, 5 g/tanaman dan 7,5 g/tanaman) dan pemberian pupuk N-P-K dengan dosis sebanyak 0%, 50% dan 100% dari dosis anjuran. Data hasil pengamatan yang diperoleh dianalisis dengan uji F, apabila terdapat keragaman dilanjutkan uji beda dengan DMRT taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk hayati mikoriza - B. subtilis B46 belum mampu menekan penyakit layu bakteri, tetapi meningkatkan luas daun pada dosis 7,5 g/ tanaman. Pupuk N-P-K belum mampu menekan intensitas penyakit layu bakteri dan tidak meningkatkan pertumbuhan tanaman terung. Tidak terdapat interaksi pupuk hayati Mikoriza - B. subtilis B46 dan N-P-K yang diaplikasikan pada tanaman terung terhadap penyakit layu bakteri dan pertumbuhan tanaman terung.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The purpose of this study to: (1) know the potential biofertilizer Mycorrhiza - B. subtilis B46 to suppress bacterial wilt disease and improve plant growth on eggplant, (2) know giving fertilizer N-P-K to suppress bacterial wilt disease and improve plant growth on eggplant, (3) know interaction biofertilizer Mycorrhiza - B. subtilis B46 and giving fertilizer N-P-K against bacterial wilt disease and promote growth of eggplant. The experiment was conducted in Laboratory of Plant Protection, Laboratory of Agronomy and Horticulture. Faculty of Agriculture, University General of Soedirman. And Rural land Srowot Kalibagor District, Banyumas. The study was conducted during the four months from April to July 2012, using a randomized block design. There are two factors that biofertilizer mycorrhizae - B. subtilis B46 by giving three levels (2.5 g / plant, 5 g / plant and 7.5 g / plant and N-P-K fertilizer with doses of 0%, 50% and 100% of recommended doses.The data were obtained was analyzed by F test, if there is a diversity continued different test with DMRT level 5%. The results showed that Biofertilizer mycorrhizal - B. subtilis B46 has not been able to suppress bacterial wilt disease, but can increase eggplant leaf area (141.64 cm2) at a dose of 7.5 g / plant. N-P-K fertilizers have not been able to suppress bacterial wilt disease intensity and did not increase plant growth of eggplant. There is no interaction biofertilizer Mycorrhiza - B. subtilis B46 the eggplant plants against bacterial wilt disease and plant growth of eggplant.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save