Home
Login.
Artikelilmiahs
43938
Update
SARAH ANNISA GUNARDI
NIM
Judul Artikel
Pengaruh Fraud Hexagon terhadap Kecurangan Laporan Keuangan (Studi Empiris pada Perusahaan Konstruksi dan Infrastruktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui dan menguji pengaruh komponen yang ada di dalam teori fraud hexagon dengan financial stability, effective monitoring, total akrual, pergantian direksi, dan CEO duality, serta koneksi politik terhadap kecurangan laporan keuangan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua perusahaan konstruksi dan infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019 – 2022 yang berjumlah 67 perusahaan. Sampel penelitian ditentukan menggunakan metode purposive sampling. Sampel yang didapatkan dan sesuai dengan kriteria berjumlah 30 perusahaan. Data penelitian menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan dan/atau laporan tahunan perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Effective Monitoring berpengaruh negatif terhadap kecurangan laporan keuangan. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa Total Akrual dan CEO Duality berpengaruh positif terhadap kecurangan laporan keuangan. Sementara itu, Financial stability, pergantian direksi, dan koneksi politik tidak berpengaruh terhadap kecurangan laporan keuangan. Implikasi pada penelitian ini adalah untuk membantu manajemen perusahaan agar mempertimbangkan variabel independen dari komponen dalam fraud hexagon yang akan berdampak pada potensi terjadinya kecurangan dalam laporan keuangan serta tetap menjaga rasa tanggung jawab dalam menjaga kepercayaan yang telah diberikan oleh para pemangku kepentingan. Selain itu, penelitian ini juga diharapkan dapat membantu para pengguna laporan keuangan terutama kepada para investor untuk lebih berhati-hati dan teliti dalam membaca laporan keuangan serta tidak berfokus pada laba yang diperoleh perusahaan
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research aims to find out and test the effect of components in the fraud hexagon, pressure with financial stability, effective monitoring, total accurals, change of directors, CEO duality, political connection on fraudulent financial statements. The research method used is a quantitative approach. The research population are all construction and infrastructure company that listed on the Indonesia Stock Exchange in 2019 – 2022, totaling 67 companies. The research sample determined by purposive sampling method, totaling 30 companies that obtained and in accordance with the criteria. This reserach data is secondary data from financial reports and/or company annual reports. The data analysis logistic regression analysis. The research results show that Effective Monitoring has a negative effect on fraudulent financial statement. The research results also show that Total Accruals and CEO Duality have a positive effect on fraudulent financial statement. Meanwhile, financial stability, changes in direction and political connections have no effect on fraudulent financial statement. The implication of this research is to help company management to consider the independent variables of the components in the fraud hexagon that have an impact on the potential for fraud in financial reports and maintain a sense of responsibility in maintaing the trust given by stakeholders. Apart from that, this research is also expected to help users of financial report, usually investors to be more careful and thorough in reading financial reports and not focus on the profits earned by the company
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save