Home
Login.
Artikelilmiahs
43857
Update
IRFANAL MUTTAQIEN
NIM
Judul Artikel
Kajian Agihan Kandungan C-Organik Tanah di Lahan Sawah DAS Serayu Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Ketersediaan C-organik tanah yang optimum akan memberikan pengaruh peningkatan terhadap hasil tanaman padi. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui kandungan C-organik tanah di lahan sawah yang digunakan untuk budidaya tanaman padi di sub DAS Serayu Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara, 2) mengetahui korelsi C-organik tanah dengan sifat kimia tanah di lahan sawah sub DAS Serayu Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara, 3) mengetahui rekomendasi pupuk organik di sub DAS Serayu Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara. Penelitian dilaksanakan di lahan sawah pertanaman padi di wilayah DAS Serayu Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara dan Laboratorium Tanah sumberdaya Lahan Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Titik pengambilan sampel ditentukan dengan Peta SLH dengan skala 1:50.000. Peta satuan lahan homogen dibuat dengan menumpangtindihkan (overlay) peta administrasi dengan peta kelerengan, peta jenis tanah, dan peta penggunaan lahan. Pengambilan sampel tanah dilakukan secara komposit di setiap lokasi pengamatan dengan melakukan pengeboran tanah pada kedalaman 0-25 cm dan 25-50 cm. Variabel yang diamati pada penelitian meliputi pH H2O, pH KCl, daya hantar listik tanah, potensial redoks tanah, C-organik tanah, C/N rasio, dan hasil tanaman padi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan unsur hara C-organik di Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara memiliki harkat sangat rendah hingga rendah. Nilai koefisien determinasi antara C-organik tanah dengan hasil tanaman adalah R2 = 0,2996. Rekomendasi pupuk organik untuk pertanaman padi sawah di Kecamatan Susukan yaitu berkisar 17,53-29,70 ton/ha
Abtrak (Bhs. Inggris)
Optimum soil organic C availability will have an increasing effect on rice yields. This research aims to: 1) determine the C-organic content of soil in rice fields used for rice cultivation in the Serayu sub-watershed, Susukan District, Banjarnegara Regency, 2) determine the correlation of soil C-organic with soil chemical properties in the rice fields of the Serayu sub-watershed, District Susukan, Banjarnegara Regency, 3) find out the recommendations for organic fertilizer in the Serayu sub-watershed, Susukan District, Banjarnegara Regency. The research was carried out in rice fields in the Serayu Watershed area, Susukan District, Banjarnegara Regency and the Soil Resources Laboratory, Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University, Purwokerto. Sampling points were determined using the SLH Map with a scale of 1:50,000. Homogeneous land unit maps are created by overlaying administrative maps with slope maps, soil type maps and land use maps. Soil samples were taken compositely at each observation location by drilling the soil at a depth of 0-25 cm and 25-50 cm. The variables observed in the research included pH H2O, pH KCl, soil electrical conductivity, soil redox potential, soil organic C, C/N ratio, and rice yield. The research results show that the availability of C-organic nutrients in Susukan District, Banjarnegara Regency has very low to low levels. The coefficient of determination between soil organic C and plant yield is R2 = 0.2996. Recommendations for organic fertilizer for planting lowland rice in Susukan District are around 17,53-29,70 tonnes/ha.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save