Home
Login.
Artikelilmiahs
43851
Update
MARSEL DAIVA
NIM
Judul Artikel
Partisipasi Petani dalam Program Sekolah Lapang Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program (SL-IPDMIP) di Kecamatan Sokaraja Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kecamatan Sokaraja memiliki banyak saluran irigasi yang dapat digunakan untuk peningkatan produktivitas pertanian. Namun, saluran irigasi tersebut belum dapat dioptimalkan fungsinya dengan baik. Sekolah Lapang IPDMIP adalah program yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas keterampilan petani dalam kegiatan budidaya, meningkatkan pengelolaan lahan dan irigasi agar semakin produktif, dan mendorong petani untuk menerapkan metode atau teknologi budidaya yang lebih baik. Tujuan dari penelitian ini adalah : (a) mengetahui partisipasi petani terhadap program SL-IPDMIP, (b) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi petani, (c) mengetahui pengaruh partisipasi petani terhadap peningkatan produksi padi. Penelitian dilaksanakan di Desa Lemberang, Klahang dan Karangduren, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 60 petani yang telah mengikuti program Sekolah Lapang IPDMIP diwawancarai menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan uji proporsi, uji validitas, uji reliabilitas, serta menggunakan pengujian teknik analisis regresi linear berganda dan sederhana. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar petani (lebih dari 50%) memiliki partisipasi yang tinggi terhadap program Sekolah Lapang IPDMIP di Kecamatan Sokaraja. Faktor – faktor yang berpengaruh terhadap tingkat partisipasi petani dalam program Sekolah Lapang IPDMIP di Kecamatan Sokaraja yaitu, keaktifan petani dalam sekolah lapang, frekuensi mengikuti penyuluhan dan motivasi petani. Selain itu, tingkat partisipasi petani dalam program Sekolah Lapang IPDMIP tidak berpengaruh terhadap peningkatan produksi padi di Kecamatan Sokaraja, sehingga partisipasi yang tinggi atau rendah oleh petani tidak dapat mempengaruhi produksi tanaman padi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Sokaraja District has many irrigation channels that can be used to increase agricultural productivity. However, the function of these irrigation channels have not been able to optimize properly. IPDMIP Field School is a program that aims to increase the capacity of farmers' skills in cultivation activities, improve land and irrigation management to be more productive, and encourage farmers to apply better cultivation methods or technologies. The objectives of this study are: (a) to know the farmers’ participation level in the SL-IPDMIP program, (b) to know the factors that influence the participation of farmers, (c) to know the effect of farmer participation on increasing rice production. This research was conducted in Lemberang, Klahang and Karangduren Villages, Sokaraja District, Banyumas Regency. This research used purposive sampling technique with a total of 60 respondents who had participated in the IPDMIP Field School program interviewed using a questionnaire. Data analysis used in this study was proportion test, validity test, reliability test, and testing using multiple and simple linear regression analysis techniques. The results of this study indicate that most farmers (more than 50%) have high participation in the IPDMIP Field School program in Sokaraja District. Factors that influence the level of farmer participation in the IPDMIP Field School program in Sokaraja District are farmer activeness in field schools, frequency of attending extension services and farmer motivation. In addition, the level of participation of farmers in the IPDMIP Field School program does not affect the rice production in Sokaraja District, so that high or low participation by farmers can not affect the production of rice plants.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save