Home
Login.
Artikelilmiahs
43795
Update
MOHAMMAD ILHAM NAJMUDDIN
NIM
Judul Artikel
Pengaruh Penggunaan Kredit Usaha Rakyat dan Literasi Keuangan terhadap Kinerja UMKM di Banyumas Tahun 2021-2022
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah program pemerintah yang bertujuan membantu UMKM dengan menyediakan modal usaha. KUR ini merupakan aset yang bisa dimiliki oleh UMKM dan jika digunakan dengan baik, dapat meningkatkan kinerja usaha mereka. Namun, masalah yang masih sering terjadi ialah di mana beberapa pelaku UMKM menggunakan dana KUR tidak sesuai dengan tujuan program tersebut. Dana KUR yang seharusnya digunakan untuk mengembangkan usaha, namun malah digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, yang tentunya akan mempengaruhi kinerja usaha mereka. Selain itu, cara pengelolaan dana KUR yang kurang tepat juga mencerminkan tingkat literasi keuangan dari pelaku UMKM tersebut. Literasi keuangan memiliki peran penting dalam meningkatkan kinerja usaha UMKM. Pelaku UMKM yang memiliki literasi keuangan yang baik dapat membantu mereka mencapai kinerja usaha yang lebih baik. Namun, masih banyak pelaku UMKM yang memiliki literasi keuangan yang rendah. Mereka lebih fokus pada keuntungan tanpa memperhatikan manajemen keuangan yang baik, yang pada akhirnya dapat menghasilkan kinerja usaha yang lebih baik. Penelitian ini menganalisis dan mengkaji pengaruh penggunaan kredit usaha rakyat dan literasi keuangan terhadap kinerja usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penelitian ini berfokus pada UMKM di sektor perdagangan di Banyumas karena jumlahnya yang tertinggi dibanding sektor lain dan menjadi dasar pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Banyumas. Sampel dalam penelitian ini sejumlah 83 responden yang diambil menggunakan teknik purposive dan snowball sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian dari analisis data menggunakan SPSS 26.0, terlihat bahwa penggunaan kredit usaha rakyat dan literasi keuangan memiliki pengaruh positif terhadap kinerja UMKM.
Abtrak (Bhs. Inggris)
People’s Business Credit (KUR) is a government program that aims to help MSMEs by providing business capital. KUR is an asset that can be owned by MSMEs and if used properly, can improve their business performance. However, a problem that still often occurs is where some MSME actors use KUR funds not in accordance with the objectives of the program. KUR funds that should be used to develop their businesses are instead used for daily needs, which will certainly affect their business performance. In addition, the inappropriate way of managing KUR funds also reflects the level of financial literacy of these MSME actors. Financial literacy plays an important role in improving MSME business performance. MSME actors who have good financial literacy can help them achieve better business performance. However, there are still many MSME actors who have low financial literacy. They focus more on profits without paying attention to good financial management, which in turn can result in better business performance. This study analyzes and examines the effect of using people's business credit and financial literacy on the performance of micro, small and medium enterprises. This research focuses on MSMEs in the trading sector in Banyumas because their number is the highest compared to other sectors and is the basis for economic growth in Banyumas Regency. The sample in this study amounted to 83 respondents who were taken using purposive and snowball sampling techniques. The technique of collecting data in this study uses a questionnaire. Based on the research results obtained from data analysis using SPSS 26.0, it shows that the use of people’s business credit and financial literacy has a positive effect on the performance of MSMEs.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save