Home
Login.
Artikelilmiahs
43780
Update
JIHAN FARAH RAMADHANI
NIM
Judul Artikel
Hubungan Komunikasi Interpersonal Caregiver dengan Mekanisme Koping Lanjut Usia di Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia (PPSLU) Sudagaran Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Lansia adalah seorang berusia 60 tahun yang dapat mengalami stres sehingga dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Perlu adanya mekanisme koping pada lansia sebagai suatu cara untuk beradaptasi terhadap stres dan menyelesaikan masalah dengan menerapkan komunikasi interpersonal pada caregiver yang dapat memberikan manfaat bagi penyelesaian masalah pada lansia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan komunikasi interpersonal caregiver dengan mekanisme koping lansia di PPSLU Sudagaran Banyumas Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasi analitik dengan menggunakan analisis univariat dan bivariat. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 53 responden. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu kuesioner demografi, kuesioner komunikasi interpersonal dan kuesioner mekanisme koping. Hasil Penelitian: Karakteristik lansia sebagian besar memiliki usia dengan kategori lansia risiko tinggi 25 orang (47,2%), berjenis kelamin perempuan dengan frekuensi sebanyak 31 orang (58,5%), dan beragama Islam dengan frekuensi sebanyak 52 orang (98,1%). Sebagian besar responden menggunakan mekanisme koping PFC terdiri atas 47 orang (88,7%) dan mengkategorikan komunikasi interpersonal yang dilakukan oleh caregiver dengan kriteria cukup sebanyak 35 orang (66%). Analisis uji spearman diperoleh hasil nilai p = 0,303 (p < 0,05) sehingga tidak terdapat hubungan signifikan antara komunikasi interpersonal caregiver dengan mekanisme koping lansia di PPSLU Sudagaran Banyumas. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan signifikan antara komunikasi interpersonal caregiver dengan mekanisme koping lansia di PPSLU Sudagaran Banyumas.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: An elderly person is someone aged 60 years who can experience stress which can cause health problems. There is a need for coping mechanisms in the elderly as a way to adapt to stress and solve problems by applying interpersonal communication to caregivers which can provide benefits for solving problems in the elderly. The aim of this research is to analyze the relationship between caregiver interpersonal communication and elderly coping mechanisms at PPSLU Sudagaran Banyumas. Methods: This research used an analytical observational research design with univariate and bivariate analysis. The sample in this study was 53 respondents. The research instruments used an demographic questionnaires, interpersonal communication questionnaires and coping mechanism questionnaires Results: The characteristics of the elderly are mostly in the high risk elderly category, 25 people (47.2%), female with a frequency of 31 people (58.5%), and Muslim with a frequency of 52 people (98.1%). The majority of respondents used PFC coping mechanisms consisting of 47 people (88.7%) and categorized interpersonal communication carried out by caregivers as sufficient as 35 people (66%). Spearman test analysis resulted in a value of p = 0.303 (p < 0.05) so there was no significant relationship between caregiver interpersonal communication and elderly coping mechanisms at PPSLU Sudagaran Banyumas.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save