Home
Login.
Artikelilmiahs
43771
Update
FIRDAUS OKTAVIAN
NIM
Judul Artikel
Analisis Biomarker Potensial Plasma Tikus yang Diinduksi Dietilen Glikol Menggunakan LC-HRMS Melalui Pendekatan Non-Targeted Metabolomic
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Dietilen glikol (DEG) merupakan senyawa organik yang dapat digunakan sebagai pelarut pada produk kimia dan sediaan farmasi. DEG dapat menjadi kontaminan yang bersifat toksik apabila dikonsumsi melebihi ambang batas yaitu lebih dari 0,5 mg/kgBB per hari. Efek toksik yang tidak segera ditangani dapat menyebabkan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab ketoksikan DEG sehingga dapat memberikan alternatif dalam penegakan diagnosis keracunan DEG dengan mencari biomarker potensial menggunakan metode analisis metabolomik non-target. Hewan uji tikus sebanyak 32 ekor dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok tikus yang tidak diinduksi DEG dan yang diinduksi DEG sebanyak 3g/kgBB selama 3 hari dengan masing-masing kelompok sebanyak 16 tikus. Darah diambil melalui bagian sinus orbital mata dan ditampung dalam tabung vaccutainer EDTA lalu disentrifugasi pada putaran 4000 rpm selama 15 menit pada suhu 4oC. Setelah itu dilakukan preparasi sampel untuk selanjutnya dianalisis menggunakan LC-HRMS fase gerak air dengan tambahan ammonium format 5 mM dan asetonitril dengan tambahan asam format 0,05%. Hasil analisis LC-HRMS kemudian dianalisis menggunakan software data processing MS-DIAL versi 4.9.2. Proses analisis dengan menggunakan MS-DIAL berhasil mendapatkan 34 dan 25 putative metabolite secara berturut-turut pada plasma tikus yang diinduksi DEG dan tidak diinduksi DEG. Selain itu, analisis penentuan biomarker terdapat 9 metabolit dugaan yang berhasil diidentifikasi menjadi biomarker potensial. Satu diantaranya terdapat di kedua kelompok pada diagram venn yaitu kolin dengan total score identifkasi sebesar 72,8%.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Diethylene glycol (DEG) is an organic compound that can be used as a solvent in chemical products and pharmaceutical preparations. DEG can become a toxic contaminant when exposed beyond the threshold limit, which is more than 0.5 mg/kgBW per day. Untreated toxic effects can lead to death.. This study aims to analyze the toxicological causes of DEG to provide alternatives in diagnosing DEG poisoning by searching for potential biomarkers using non-targeted metabolomic analysis methods. Thirty-two test rats were divided into two groups: a group not induced with DEG and a group induced with DEG at a dose of 3g/kg body weight for 3 days, each group consisting of 16 rats. Blood was collected through the orbital sinus of the eye and collected in EDTA vaccutainer tubes, then centrifuged at 4000 rpm for 15 minutes at 4°C. Sample preparation involved taking plasma from the blood then the prepared samples were then analyzed using LC-HRMS with a mobile phase of water with the addition of 5 mM ammonium formate and acetonitrile with the addition of 0.05% formic acid. The LC-HRMS analysis results were subsequently processed using MS-DIAL version 4.9.2 data processing software. The analysis process using MS-DIAL has successfully identified 34 and 25 putative metabolites consecutively in the plasma of rats induced with DEG and those not induced with DEG. Furthermore, in the biomarker determination analysis, there are 9 suspected metabolites that have been successfully identified as potential biomarkers. Interestingly, one of them is found in both groups in the Venn diagram, namely choline, with a total identification score of 72,8%.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save