Home
Login.
Artikelilmiahs
43769
Update
RIZKY AYU FITRIANI
NIM
Judul Artikel
Analisis Pendapatan Usaha Industri Kerupuk Udang di Desa Kenanga Kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan usaha, faktor-faktor yang mempengaruhi produksi dan efisiensi produksi pada industri kerupuk udang di Desa Kenanga Kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu yakni menggunakan seluruh populasi pengusaha kerupuk udang sebanyak 30 pengusaha dijadikan sampel dengan metode sampling jenuh (sensus). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan teknik pengumpulan data penelitian berupa wawancara menggunakan kuisioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah menggunakan analisis regresi linear berganda fungsi produksi Cobb-Douglass Stochastic Frontier dengan model Ordinary Least Square (OLS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor input bahan baku memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap produksi kerupuk udang, sedangkan tenaga kerja, bahan penolong dan peralatan tidak berpengaruh terhadap produksi kerupuk udang. Efisiensi teknis, alokatif dan ekonomi usaha industri kerupuk udang memiliki nilai < 1 artinya tidak efisien. Nilai R/C ratio sebesar 1,81 artinya usaha ini menguntungkan dan layak dikembangkan dengan penerimaan rata-rata usaha kerupuk udang di Desa Kenanga sebesar Rp71.948.500 perbulan dan keuntungan rata-rata sebesar Rp32.211.876 perbulan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study’s aim is to analyze business income, factors that effect shrimp cracker production, and production efficiency in the shrimp cracker industry in Kenanga Village, Sindang District, Indramayu Regency, using the entire population of 30 shrimp cracker entrepreneurs as sample using the saturated sampling method (cencus). The study uses a quantitative approach and research data collection techniques collection in the form of interviews using questionnaires. The analysis technique used is multiple linear regression analysis of the production function Cobb-Douglass Stochastic Frontier with Ordinary Least Square (OLS) model. The results study showing that the raw material input factor have a positive and significant effect on the production of shrimp crackers, while labor, auxiliary materials and equipment have no effect on the production of shrimp crackers.The technical, allocative and economic efficiency of the shrimp cracker industry business have a value < 1, meaning it is inefficient. The R/C ratio value is 1,81, meaning that business is profitable and worth developing, with the average income from the shrimp cracker business in Kenanga Village amounting to Rp71.948.500 per mount and average profit of Rp32.211.876 per mount.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save