Home
Login.
Artikelilmiahs
43759
Update
ARY GUNAWAN
NIM
Judul Artikel
ANALISIS KETIDAKSEIMBANGAN BEBAN TRAFO DISTRIBUSI TERHADAP ARUS NETRAL DAN LOSSES PADA PENYULANG PBG 10 GARDU INDUK 150 KV PURBALINGGA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Di Gardu Induk 150 kV Purbalingga terdapat 12 penyulang. Pada saat operasional penyulang sering mengalami ketidakseimbang beban terutama di malam hari. Pada kondisi operasional terdapat salah satu penyulang yang presentasenya melebihi nilai batas toleransi ketidakseimbang beban yaitu Penyulang PBG 10 dengan persentase 8,3 %. Berdasarkan SPLN D5.004-1: 2012 nilai batas toleransi ketidakseimbangan sebesar 2% [1]. Penelitian ini bertujuan untuk menganalis pengaruh, serta membandingkan nilai ketidakseimbangan beban, arus netral, dan losses setelah pemerataan beban pada penyulang PBG 10 Gardu Induk Purbalingga. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif. Untuk penganalisis permasalahan dengan membuat pemodelan di ETAP 12.6.0. Untuk pendekatan penulis akan melakukan pemerataan beban yang disimulasi dengan ETAP. Kemudian melakukan perhitungan arus netral dan losses pada jaringan penyulang tersebut. Pada kondisi awal total nilai presentase ketidakseimbangan beban sebesar 9 %, arus netral yang ditimbulkan sebesar 177,322 A dan losses yang dihasilkan sebesar 122,08 kW. Setelah dilakukan pemerataan beban nilai ketidakseimbangan turun menjadi 1 %, arus netral menjadi 0,32A dan losses mengalami penurunan menjadi 106,28 kW. Dapat disimpulkan metode pemerataan beban sangat berpengaruh terhadap penurunan presentase ketidakseimbangan beban, arus netral dan losses.
Abtrak (Bhs. Inggris)
At the Purbalingga 150 kV main substation there are 12 feeders. During operational times, feeders often experience load imbalance, especially at night. In operational conditions, there is one feeder whose percentage exceeds the load unbalance tolerance limit, namely feeder PBG 10 with a percentage of 8.3%. Based on SPLN D5.004-1: 2012, the imbalance tolerance limit value is 2% [1]. This research aims to analyze the influence and compare the values of load imbalance, neutral current and losses after load equalization on the PBG 10 Purbalingga Main Substation feeder. The research method used is a quantitative method. To analyze problems by modeling in ETAP 12.6.0. For the author's approach, we will carry out load equalization which is simulated with ETAP. Then calculate the neutral current and losses in the feeder network. In the initial conditions, the total load imbalance percentage value was 9%, the neutral current generated was 177.322 A and the resulting losses were 122,08 kW. After load equalization, the unbalance value dropped to 1%, the neutral current became 0.32A and the losses decreased. to 106,28 kW. It can be concluded that the load equalization method has a great influence on reducing the percentage of load imbalance, neutral current and losses.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save