Home
Login.
Artikelilmiahs
43758
Update
INDRIA NINGSIH
NIM
Judul Artikel
Determinan Kunjungan Lansia ke Posyandu Lansia Desa Ledug Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas (Wilayah Kerja Puskesmas Kembaran II)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Posyandu lansia adalah pelayanan kesehatan yang disepakati dalam jangkauan tertentu untuk masyarakat lanjut usia. Posyandu Lansia diselenggarakan oleh kader di bawah arahan Puskesmas untuk melakukan beberapa kegiatan antara lain peningkatan kesehatan, pencegahan penyakit, pengobatan penyakit dan pemulihan kepercayaan diri lansia. Wilayah yang memiliki cakupan pelayanan kesehatan lanjut usia terkecil berada di Desa Ledug sebesar 34%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui determinan kunjungan lansia ke posyandu lansia Desa Ledug Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas (Wilayah Kerja Puskesmas Kembaran II). Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan desain cross sectional yang dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner kepada 95 responden. Sampel dipilih menggunakan metode simple random sampling dengan populasi pra lanjut usia (45-59 tahun), lanjut usia muda (60-69 tahun), dan lanjut usia tua (>70 tahun) yang terdaftar dalam posyandu lansia Desa Ledug yaitu sebanyak 1686 orang. Analisis data yaitu univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Sedangkan, analisis multivariat menggunakan uji regresi logistik. Hasil Penelitian: Terdapat hubungan antara pelayanan tenaga kesehatan (0,044), motivasi lansia (0,028), dan ketersediaan fasilitas pelayanan kesehatan (0,022) dengan kunjungan lansia ke posyandu lansia. Sedangkan, yang tidak terdapat hubungan yaitu umur (0,245), jenis kelamin (1,000), pengetahuan (0,947), pekerjaan (0,423), akses posyandu (0,588), dan dukungan keluarga (0,818) dengan kunjungan lansia ke posyandu lansia. Kesimpulan: Kunjungan lansia ke posyandu lansia dipengaruhi oleh faktor pelayanan tenaga kesehatan, motivasi lansia, dan ketersediaan fasilitas pelayanan kesehatan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Posyandu for the elderly is a health service that is agreed within a certain range for elderly people. Posyandu for the Elderly is organized by cadres under the direction of the Community Health Center to carry out several activities including improving health, preventing disease, treating disease and restoring the self-confidence of the elderly. The area with the smallest coverage of elderly health services is in Ledug Village at 34%. The aim of this research is to determine the determinants of elderly visits to the elderly posyandu in Ledug Village, Kembaran District, Banyumas Regency (Kembaran II Health Center Working Area). Method: The method used in this research is a quantitative method with a cross sectional design which was carried out by interviewing 95 respondents using a questionnaire. The sample was selected using a simple random sampling method with a population of pre-elderly (45-59 years), young elderly (60-69 years), and elderly (>70 years) registered in the elderly posyandu in Ledug Village, namely 1686 people. Data analysis was univariate and bivariate using the chi-square test. Meanwhile, multivariate analysis uses a logistic regression test. Results: There is a relationship between health personnel services (0.044), elderly motivation (0.028), and availability of health service facilities (0.022) with elderly visits to elderly posyandu. Meanwhile, there was no relationship, namely age (0.245), gender (1.000), knowledge (0.947), employment (0.423), posyandu access (0.588), and family support (0.818) with elderly visits to elderly posyandu. Conclusion: Elderly visits to elderly posyandu are influenced by health personnel service factors, elderly motivation, and the availability of health service facilities.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save