Home
Login.
Artikelilmiahs
43754
Update
NANDILA AYU NILAMSARI
NIM
Judul Artikel
DETERMINAN KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN PADA BUMN DI INDONESIA YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2018-2022
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kecurangan laporan keuangan merupakan kasus fraud yang jarang terjadi di Indonesia namun menimbulkan kerugian yang paling besar diantara jenis fraud lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh stabilitas keuangan, pengawasan internal, pergantian auditor, pergantian direktur, foto CEO, dan corporate social responsibility terhadap kecurangan laporan keuangan. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terdaftar dalam BEI tahun 2018-2022. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif. Sumber data yang digunakan yaitu annual report dan sustainability report dari perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang listing di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2022. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah pengumpulan data sekunder. Pengujian hipotesis menggunakan teknik analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin rendah stabilitas keuangan maka semakin besar peluang terjadinya kecurangan laporan keuangan, semakin lemah pengawasan internal maka semakin besar peluang terjadinya kecurangan laporan keuangan, pergantian akuntan publik yang sering terjadi tidak berpengaruh terhadap besarnya peluang terjadinya kecurangan laporan keuangan, pergantian direktur yang sering terjadi tidak berpengaruh terhadap besarnya peluang terjadinya kecurangan laporan keuangan, semakin banyak foto CEO dalam laporan keuangan tidak berpengaruh terhadap besarnya peluang terjadinya kecurangan laporan keuangan, dan semakin banyak pengungkapan corporate social responsibility (CSR) maka semakin besar peluang terjadinya kecurangan laporan keuangan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Financial statement fraud is a case fraud which rarely occurs in Indonesia but causes the greatest losses among types fraud other. This research aims to examine the influence of financial stability, internal control, auditor change, director change, CEO photo, and corporate social responsibility against fraudulent financial statements. This research was conducted on Badan Usaha Milik Negara (BUMN) companies registered on the BEI in 2018-2022. This research was conducted using a quantitative approach. The data sources used annual report and sustainability report from BUMN Enterprises listed on the Indonesia Stock Exchange in 2018-2022. The data collection method used is secondary data collection. Hypothesis testing uses multiple linear regression analysis techniques. The results of the research show that the lower the financial stability, the greater the opportunity for financial statement fraud to occur, the weaker the internal control, the greater the opportunity for financial statement fraud to occur, frequent changes in public accountants have no effect on the magnitude of the opportunity for financial report fraud to occur, frequent changes in directors occurs does not affect the magnitude of the opportunity for financial statement fraud to occur, the more photos of the CEO in the financial report does not influence the magnitude of the opportunity for financial statement fraud to occur, and the more disclosure corporate social responsibility (CSR), the greater the opportunity for financial statement fraud to occur.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save