Home
Login.
Artikelilmiahs
43749
Update
ACEP DAMAS SURYADANI
NIM
Judul Artikel
ANALISIS FRAUD THEORY TERHADAP KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN DENGAN MENGGUNAKAN BENEISH M-SCORE, DECHOW F-SCORE DAN ALTMAN Z-SCORE MODEL
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Tujuan dari penelitian adalah untuk menguji fraud theory dalam laporan keuangan dengan menggunakan perhitungan dari model Beneish M-Score, Dechow F-Score, dan Altman Z-Score. Studi ini berfokus pada perusahaan sektor consumer non-cyclicals yang terdaftar tahun 2020 sampai 2022 di Bursa Efek Indonesia (BEI), yang bertepatan dengan pandemi virus Covid-19. Teori pemangku kepentingan (stakeholder theory), teori kecurangan (fraud theory), dan teori agensi (agency theory) adalah tiga teori yang diterapkan. Penelitian menggunakan analisis data panel dengan menggunakan aplikasi Eviews 13 dan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan purposive sampel. Berdasarkan temuan penelitian, financial target berpengaruh signifikan dalam model Altman Z-Score tetapi tidak dalam model Beneish M-Score dan Dechow F-Score terhadap kecurangan laporan keuangan. Pada ketiga model, variabel ineffective monitoring tidak berpengaruh signifikan. Ditemukan bahwa model Dechow F-Score adalah model yang paling efektif dalam memprediksi kecurangan laporan keuangan pada perusahaan consumer non-cyclicals yang terdaftar di BEI pada tahun 2020-2022. Studi ini diharapkan dapat menjelaskan kecurangan di Indonesia, meningkatkan pengawasan perusahaan untuk menghentikan kecurangan, membantu kreditor dan investor dalam manajemen risiko, serta menawarkan rekomendasi kepada auditor untuk meningkatkan prosedur audit dalam mendeteksi kecurangan. Saran untuk penelitian selanjutnya yaitu penambahan variabel independen yang sejalan dengan fraud hexagon theory dan menggunakan dua populasi penelitian yang berbeda, seperti sektor keuangan dan non-keuangan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The purpose of the study is to test fraud theory in financial statements using calculations from the Beneish M-Score, Dechow F-Score, and Altman Z-Score models. This study focuses on consumer non-cyclicals sector companies listed from 2020 to 2022 on the Indonesia Stock Exchange (IDX), which coincides with the Covid-19 virus pandemic. Stakeholder theory, fraud theory, and agency theory are the three theories applied. The research uses panel data analysis using the Eviews 13 application and a quantitative approach using a purposive sample. Based on the research findings, financial targets have a significant effect in the Altman Z-Score model but not in the Beneish M-Score and Dechow F-Score models on financial statement fraud. In all three models, the ineffective monitoring variable has no significant effect. It was found that the Dechow F-Score model is the most effective model in predicting financial statement fraud in consumer non-cyclicals companies listed on the IDX in 2020-2022. This study is expected to explain fraud in Indonesia, improve corporate supervision to stop fraud, assist creditors and investors in risk management, and offer recommendations to auditors to improve audit procedures to detect fraud. Suggestions for future research include adding independent variables that are in line with the fraud hexagon theory and using two different research populations, such as the financial and non-financial sectors.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save