Home
Login.
Artikelilmiahs
43687
Update
ZAYYINAA AULIA RAHMAH
NIM
Judul Artikel
Pengaruh Komponen Rumah, Sarana Sanitasi dan Perilaku Penghuni terhadap Kejadian Tuberkulosis Paru di Desa Dukuhwaluh dan Desa Kembaran
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Tuberkulosis paru termasuk penyakit berbasis lingkungan yang dapat dipengaruhi oleh kontruksi rumah dan lingkungan yang tidak memenuhi syarat kesehatan. Upaya pengendalian tuberkulosis paru salah satunya dengan melakukan pemeliharaan dan perbaikan kualitas rumah sesuai dengan standar rumah sehat (komponen rumah, sarana sanitasi dan perilaku penghuni). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komponen rumah, sarana sanitasi, dan perilaku penghuni terhadap kejadian tuberkulosis paru. Metodologi: Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan desain case control, dilakukan pada bulan Oktober-Desember 2023 pada 74 responden, yang terdiri dari 37 kasus dan 37 kontrol. Pengambilan sampel dengan total sampling. Analisis data yang dilakukan adalah univariat, bivariat dengan uji chi-square, multivariat dengan uji regresi logistik. Hasil Penelitian: Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara luas ventilasi, pencahayaan, dan membuka jendela. Pada analisis multivariat, luas ventilasi (p = 0,021) berpengaruh terhadap kejadian tuberkulosis paru. Kondisi langit-langit, jenis lantai, keberadaan jendela, pencahayaan, sarana air bersih, saluran pembuangan air limbah, tempat sampah, membuka jendela, membersihkan halaman rumah, dan membuang sampah pada tempatnya tidak berpengaruh terhadap kejadian tuberkulosis paru (p value > 0,05). Kesimpulan: Variabel yang paling berpengaruh terhadap kejadian tuberkulosis paru adalah luas ventilasi. Oleh karena itu, perlu memperhatikan kondisi rumah terutama luas ventilasi agar sesuai dengan kriteria rumah sehat.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Pulmonary tuberculosis is environmental based disease that can influenced by house construction and environment that doesn’t eligible with health requirements. One of control efforts pulmonary tuberculosis is maintain and improve house quality in accordance with healthy house standards (house components, sanitation facilities and residents behavior). This study aims to determine the influence of house components, sanitation facilities, and residents behavior on the incidence of pulmonary tuberculosis. Methodology: This research used quantitative case control design, in October-December 2023 with 74 respondents, consisting of 37 cases and 37 controls with total sampling. Data analyzed by univariate, bivariate with chi-square test, multivariate with logistic regression test. Results: The results of bivariat show that there is relationship between ventilation area, lighting, opening windows. In multivariate, ventilation area (p = 0,021) influences the incidence of pulmonary tuberculosis. Ceiling condition, floor type, presence windows, lighting, clean water facilities, waste water disposal channels, trash cans, opening windows, cleaning yard, throwing rubbish in its place have no effect on the incidence of pulmonary tuberculosis (p value > 0,05). Conclusion: The variable that most influence on the incidence of pulmonary tuberculosis is ventilation area. Therefore, it is necessary to pay attention to the condition of the house, especially ventilation area, so in accordance with healthy house criteria
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save