Home
Login.
Artikelilmiahs
43684
Update
ALYCIA AFFRILA SATYANANDA
NIM
Judul Artikel
Analisis Faktor Risiko yang Berpengaruh terhadap Upaya Penanggulangan Tuberkulosis pada Tenaga Kerja Puskesmas Kedungbanteng
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Upaya penanggulangan tuberkulosis di Indonesia perlu diselenggarakan khususnya di puskesmas yang menjadi sumber penularan tuberkulosis bagi tenaga kerja di dalamnya. Faktor risiko yang memengaruhi upaya penanggulangan TB paru adalah pengetahuan, sikap, tindakan, kepemimpinan, dan fasilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berpengaruh terhadap upaya penanggulangan TB Paru pada tenaga kerja di Puskesmas Kedungbanteng. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Sampel berjumlah 61 tenaga kerja dengan purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner, wawancara, dokumentasi, dan lembar observasi. Analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat, analisis bivariat dengan uji chi-square, dan analisis multivariat dengan uji regresi logistik ganda. Hasil Penelitian: Variabel yang berpengaruh adalah kepemimpinan. Variabel yang tidak berpengaruh adalah pengetahuan, sikap, tindakan, dan fasilitas. Simpulan: Variabel yang paling berpengaruh adalah kepemimpinan (OR=12,082). Tenaga kerja dengan kepemimpinan yang rendah memiliki risiko 12,082 lebih besar untuk tidak melaksanakan upaya penanggulangan tuberkulosis di tempat kerja. Kepala puskesmas perlu menyusun dan melaksanakan kebijakan upaya penanggulangan tuberkulosis bagi tenaga kerja di puskesmas.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Tuberculosis control efforts in Indonesia need to be organized, especially in community health centers, which are a source of tuberculosis transmission for workforce. Risk factors that influence pulmonary TB control efforts are knowledge, attitudes, actions, leadership, and facilities. This study aims to determine the factors that influence efforts to control pulmonary TB in the workforce at Kedungbanteng Health Center. Methods: This research used a cross sectional design. The sample is 61 workers with purposive sampling technique. The research instruments are questionnaires, interviews, documentation, and observation sheets. The data analysis used was univariate analysis, bivariate analysis with chi-square test, and multivariate analysis with multiple logistic regression test. Research Results: The influential variable is leadership. Variables that do not influence are knowledge attitudes, actions, and facilities. Conclusion: The most influential variable is leadership (OR=12,082). Workers with low leadership had a 12,082 greater risk of not implementing tuberculosis prevention efforts in the workplace. The head of health center needs to develop and implement a policy on tuberculosis prevention efforts for workers at the health center.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save