Home
Login.
Artikelilmiahs
43618
Update
NOLA GITA HARTONO
NIM
Judul Artikel
THE ACCEPTABILITY OF IDIOMATIC EXPRESSIONS IN SHORT STORY COLLECTION “TALES OF BEEDLE THE BARD” IN GOOGLE TRANSLATION AND HUMAN TRANSLATION VERSIONS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Meskipun alat penerjemah mesin seperti Google Translate (GT) mudah dan populer, alat tersebut kesulitan menghadapi nuansa budaya seperti idiom. Penelitian ini membandingkan kemampuan GT dan Human Translator (HT) dalam menerjemahkan idiom yang ditemukan dalam buku anak-anak, “Tales of Beedle the Bard.” Memanfaatkan klasifikasi idiom oleh Fernando (1996) dan kerangka penilaian kualitas terjemahan oleh Nababan dkk (2012), penelitian ini menganalisis 53 ekspresi idiomatik. Ditemukan dalam keberadaan keempat jenis idiom dalam buku ini, dengan idiom “transparan” menjadi yang paling umum. HT mencapai 44 terjemahan yang berterima (dari 53), GT hanya mampu menghasilkan 14 terjemahan. Selain itu, HT memiliki lebih sedikit terjemahan yang "kurang berterima" (9) dibandingkan dengan GT yang berjumlah 26 terjemahan. Dengan hasil tersebut, penelitian ini menunjukkan bahwa penerjemah manusia secara signifikan lebih mahir dalam menangani penerjemahan idiom, terutama ketika pemahaman budaya sangat penting.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Despite the ease and popularity of machine translation tools like Google Translate (GT), they struggle with cultural nuances like idioms. This study compares GT's and human translators' (HT) ability to translate idioms found in a children's book, "Tales of Beedle the Bard." Utilizing Fernando's (1996) idiom classification and Nababan et al.'s (2012) translation quality assessment framework, the study analyzed 53 idiomatic expressions. The findings reveal the presence of all four idiom types within the book, with "transparent" idioms being the most common. While HT achieved an impressive 44 acceptable translations (out of 53), GT only managed 14. Additionally, HT had fewer "less acceptable" translations (9) compared to GT's 26. Conclusively, this study demonstrates that human translators are significantly more adept at handling the complexities of idiom translation, particularly when cultural understanding is crucial.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save