Home
Login.
Artikelilmiahs
43611
Update
JUDITH ALMA KIMILA
NIM
Judul Artikel
Penerapan Budaya Horenso pada Himpunan Sastra Jepang Soedirman (HIJASU)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan budaya horenso pada Himpunan Sastra Jepang Soedirman (HIJASU) selama masa kepengurusan periode 2022. Horenso sendiri terbagi dalam 3 jenis, yaitu houkoku (pelaporan), renraku (komunikasi), dan soudan (konsultasi). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode wawancara mendalam kepada sembilan narasumber yang merupakan pengurus inti pada periode 2022. Hasil wawancara yang telah dilakukan diubah menjadi transkrip wawancara dan dianalisis datanya. Penerapan horenso pada HIJASU dilatarbelakangi atas visi misi yang dibuat oleh Ketua HIJASU pada masa kepemimpinannya di periode 2022. Houkoku atau pelaporan yang dilakukan dibagi ke dalam 3 (tiga) kategori, yaitu houkoku rapat bulan dan houkoku laporan pertanggungjawaban tahunan. Renraku atau komunikasi dilakukan para pengurus dengan menggunakan personal chat atau group chat karena mempermudah dalam membagikan informasi penting dan berkomunikasi apabila sedang tidak bertatap muka. Soudan atau konsultasi dilakukan dengan bertanya atau diskusi kepada sesama pengurus yang menjabat dalam periode tersebut. Para pengurus HIJASU periode 2022 merasa penerapan budaya horenso membuat komunikasi antar sesama pengurus dapat terbangun dengan baik, terutama pada saat melakukan sesi diskusi. Penerapan horenso pada saat situasi daring pun dapat tetap terlaksana dengan baik selama komunikasi yang dijalankan dapat terlaksana secara dua arah. Hasil dari penerapan horenso oleh pengurus menjadikan komunikasi dua arah antar pengurus menjadi lebih meningkat terutama pada masa pandemi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study aims to determine the application of horenso culture in the Soedirman Japanese Literature Association (HIJASU) during the 2022 management period. Horenso itself is divided into 3 types, namely houkoku (reporting), renraku (communication), and soudan (consultation). This research is a descriptive qualitative research using in-depth interviews with nine resource persons who are the core administrators in the 2022 period. The results of the interviews that have been conducted are converted into interview transcripts and analyzed for data. The application of horenso in HIJASU is motivated by the vision and mission made by the Chairperson of HIJASU during his leadership period in 2022. Houkoku or reporting is divided into 3 (three) categories, namely houkoku monthly meetings and houkoku annual accountability reports. Renraku or communication is carried out by the administrators using personal chat or group chat because it makes it easier to share important information and communicate when they are not face to face. Soudan or consultation is done by asking or discussing with fellow administrators who served in that period. The HIJASU administrators of the 2022 period felt that the application of horenso culture made communication between fellow administrators well established, especially when conducting discussion sessions. The application of horenso during online situations can still be carried out well as long as the communication carried out can be carried out in two directions. The result of the application of
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save