Home
Login.
Artikelilmiahs
43602
Update
MOH. FARIZ FERNANDA ZUHDI AL QUDS
NIM
Judul Artikel
THE IMPLEMENTATION OF ZONING SYSTEM POLICY ON JUNIOR HIGH SCHOOL LEVEL IN BANJARNEGARA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Fokus penelitian ini adalah implementasi kebijakan pendidikan berbasis zonasi terhadap penerimaan siswa baru di sekolah tingkat menengah di kabupaten Banjarnegara. Sistem zonasi mulai diterapkan pada tahun 2017 dan diterapkan sepenuhnya pada tahun 2019, kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan akses terhadap layanan pendidikan dengan tujuan objektivitas, akuntabilitas, transparansi, dan kesetaraan dalam bidang pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan wawancara, angket, dan dokumentasi sebagai alat penelitian dan analisis data berdasarkan model interaktif. Hasil temuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Baik Sekolah A maupun Sekolah B mendukung kebijakan sistem zonasi, menekankan perannya dalam mendorong kesetaraan dalam sektor pendidikan. Sekolah A merasakan perubahan yang minim dalam lingkungan belajar dan perubahan prestasi akademik, sementara Sekolah B melaporkan peningkatan prestasi akademik dan non- akademik, serta penyesuaian metode pengajaran baru. (2) Pengalaman sekolah menunjukkan beragam hasil yang terkait dengan penerapan kebijakan sistem zonasi. Hasil dokumentasi menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kinerja akademik di semua mata pelajaran di kedua sekolah, yang menunjukkan peningkatan upaya dan strategi belajar. (3) Penelitian ini memfokuskan perspektif bersama kedua sekolah mengenai tujuan inti kebijakan sistem zonasi: menghilangkan konsep sekolah favorit dan paling tidak favorit untuk memastikan kesempatan yang sama bagi semua siswa. Kesimpulannya adalah meskipun kedua sekolah mendukung tujuan kebijakan yang menyeluruh yaitu kesetaraan pendidikan, Sekolah A lebih berhati- hati terhadap dampak langsung dan perubahan terhadap lingkungan sekolah, sementara Sekolah B menyoroti hasil yang lebih positif. Kebijakan sistem zonasi nampaknya berkontribusi dalam mengurangi kesenjangan pendidikan antar institusi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research investigates the zoning-based educational policy's implications for new student admissions in formal schools. Initiated in 2017 and fully implemented in 2019, the policy aims to enhance access to educational services with objectives of objectivity, accountability, transparency, equity, and fairness. Employing a qualitative research method, the study utilizes interviews, questionnaires, and documentation as instruments, with data analysis based on an interactive model. The findings of this research are as follows: (1) Both school A and school B support the zoning system policy, emphasizing its role in promoting equality within the educational sector. School A suggests minimal changes in the learning environment and academic achievements, while school B reports changes on academic and non-academic success, alongside adjustments to teaching methods. (2) The schools' experiences highlight the varied outcomes associated with the implementation of zoning system policies. Documentation indicates a significant improvement in academic performance across all subjects in both schools, suggesting enhanced efforts and focused study strategies. (3) The research underscores both schools' shared perspective on the zoning system policy's core objective: eliminating the concept of favourite and least favourite schools to ensure equal opportunities for all students. In summary, while both schools support the policy's overarching goal of educational equality, school A expresses caution about immediate impacts and changes to the school environment, while school B highlights more positive outcomes. The zoning system policy appears to contribute to reducing educational discrepancies among institutions.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save