Home
Login.
Artikelilmiahs
43578
Update
ILHAM FAQIH RAHMAT
NIM
Judul Artikel
PEMODELAN INVERSI TIGA DIMENSI CEKUNGAN AIR TANAH SIDAREJA BERDASARKAN DATA ANOMALI BOUGUER LENGKAP
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pemodelan geologi kawasan Cekungan Air Tanah Sidareja dan sekitarnya dilakukan menggunakan data digitasi Peta Anomali Bouguer Lengkap dan data anomali gravitasi citra satelit. Digitasi peta ABL menghasilkan data anomali gravitasi yang telah terkoreksi hingga koreksi udara bebas serta data topografi. Penelitian ini bertujuan untuk membuat model tiga dimensi yang digunakan sebagai salah satu acuan interpretasi lapisan batuan bawah permukaan daerah penelitian. Pengolahan data anomali gravitasi diawali digitasi peta ABL, sehingga diperoleh data Anomali Bouguer Lengkap (ABL) di topografi. Selanjutnya, reduksi data ke bidang datar bertujuan untuk membawa nilai anomali gravitasi pada ketinggian rata-rata topografi. Data anomali gravitasi regional dan residual dipisahkan menggunakan metode upward continuation. Proses pemodelan diawali dengan proses inversi data anomali residual menggunakan software Grablox 1.7. Hasil pemodelan geologi dari data anomali residual di tampilkan dalam software Bloxer 1.6e, kemudian gambar pemodelan dihaluskan menggunakan software Voxler. Hasil dari pengolahan data gravitasi adalah anomali gravitasi residual. Nilai anomali gravitasi residual kawasan luahan Cekungan Air Tanah PurwokertoPurbalingga berkisar -18 – 27 mGal. Nilai anomali gravitasi residual ini digunakan untuk proses pemodelan inversi sehingga diperoleh pemodelan 3D batuan bawah permukaan dengan rentang densitas sebesar 1,76 – 4,50 g/cm3 . Densitas endapan aluvial berkisar 1,76 – 2,70 g/cm3 . Interpretasi dilakukan dengan melakukan dua sayatan. Sayatan A-A’ menghasilkan ketebalan rata-rata endapan aluvium sebesar 2.980 m dan sayatan B-B’ menghasilkan ketebalan rata-rata endapan aluvium sebesar 3.311 m. Berdasarkan hasil pemodelan, kawasan yang berpotensi mengandung air tanah dalam jumlah besar terdapat di sayatan B-B’ dengan ketebalan rata-rata endapan aluvium sebesar 3.311 m.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Geological modeling of the Sidareja Groundwater Basin area and its surroundings was carried out using the Complete Bouguer Anomaly Map digitation data and satellite image gravity anomaly data. The ABL map digitization produces gravity anomaly data that has been corrected to free air correction and topographic data. This research aims to create a 3-dimensional model that is used as one of the references for interpreting the subsurface rock layers of the research area. Gravity anomaly data processing begins with the digitization of the ABL map, so that complete Bouguer Anomaly (ABL) data is obtained in topography. Furthermore, data reduction to a flat plane aims to bring the gravity anomaly value to the average height of the topography. Regional and residual gravity anomaly data are separated using the upward continuation method. The modeling process begins with the inversion of residual anomaly data using Grablox 1.7 software. Geological modeling results from residual anomaly data are displayed in Bloxer 1.6e software, then the modeling image is smoothed using Voxler software. The result of gravity data processing is the residual gravity anomaly. The residual gravity anomaly value of the Sidareja Groundwater Basin discharge area ranges from -18 - 27 mGal. This residual gravity anomaly value is used for the inversion modeling process to obtain 3D modeling of subsurface rocks with a density range of 1.76 - 4.50 g/cm3 . The density of alluvial deposits ranges from 1.76 - 2.70 g/cm3 . Interpretation was done by making two incisions. Incision A-A' resulted in an average thickness of alluvial deposits of 2,980 m and incision B-B' resulted in an average thickness of 3,311 m of alluvial deposits. Based on the modeling results, the area that has the potential to contain large amounts of groundwater is located in the B-B' incision with an average thickness of 3,311 m of alluvial deposits.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save