Home
Login.
Artikelilmiahs
4357
Update
DWI AGUSTINA
NIM
Judul Artikel
TANGGAPAN HAMA GUDANG Callosobrucus chinensis L. TERHADAP WARNA TEMPAT PENYIMPANAN DAN VARIETAS KACANG HIJAU
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Serangga yang banyak dijumpai dan merusak biji kacang hijau dalam penyimpanan di Indonesia adalah kumbang bubuk kacang C. cinensis L. Pengendalian serangga hama ini dapat dilakukan dengan cara prefentif maupun kuratif. Salah satu cara pengendalian secara prefentif adalah dengan pengaturan warna yang dapat menarik serangga hama. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui pengaruh warna tempat penyimpanan terhadap perkembangan C. chinensis, 2) mengetahui perkembangan C. chinensis pada berbagai varietas kacang hijau dengan berbagai warna tempat penyimpanan, 3) mengetahui kerusakan kacang hijau dengan berbagai warna tempat simpanan. Penelitian ini merupakan percobaan laboratorium yang dilaksanakan di Laboratorium Perlindungan Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian berlangsung selama lebih kurang 3 bulan mulai bulan Juli sampai September 2012. Penelitian terdiri dari dua percobaan dengan percobaan pertama yaitu pengaruh faktor tunggal warna tempat simpanan kacang hijau terhadap C. chinensis. Penelitian pertama menggunakan RAL non faktorial dengan perlakuan T0, T1, T2, T3, T4, T5, T6. Penelitian kedua, pengaruh dua faktor dengan menggunakan RAL factorial, yaitu faktor pertama warna tempat simpan (T0, T1, T2, T3, T4, T5, T6) dan faktor kedua varietas kacang hijau (V1, V2, V3, V4, V5).Variabel yang diamati meliputi jumlah telur, jumlah imago muncul, tingkat kerusakan kualitatif dan tingkat kerusakan kantitatif. Hasil penelitian menunjukkan warna hitam lebih berpengaruh pada jumlah telur yang dihasilkan, imago yang muncul dan persentase kerusakan hama C. chinensis, sedangkan warna merah menekan perkembangan. Varietas berpengaruh terhadap perkembangan hama, varietas lokal lebih memiliki nilai yang tertinggi dari varietas lainnya pada semua variabel pengamatan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
An insects that numerously destroy mungbean in storage is Callosobruchus chinensis bean powder beetle. Controls of this insect pest have been done both preventively and curatively. One way is by preventive controll by color settings that can attract insect pests. Aims of this study were to 1) determine against of colors in storage the development of C. chinensis, 2) determine the development of C. chinensis on different varieties of green beans with a variety of colors storage, 3) determine the damage green beans with different colors reservoirs. The research was conducted in the Plant Protection of Laboratory, Agriculture Faculty, Jenderal Sudirman University. The study last for aboet three months from July to September 2012. The study consisted of two experiments with the first experiment was the effect of a single factor storage colors of mungbean to C. chinensis. The first used a non-factorial CRD with treatments T0, T1, T2, T3, T4, T5, T6. The second study was the influence of two factors by using CRD factorial that was first factor the color of storage (T0, T1, T2, T3, T4, T5, T6) and two factors were mungbean varieties (V1, V2, V3, V4, V5). Observed variables included the number of eggs, number of imago emerged, the kualitatif damage level and kuantitatif damage level. The results showed that black color storage influenced on the number of eggs produced, adults emerged and damage percentage of C. chinensis pest, while red color was suppressing the development. Varieaties influence on the development of pest, local varieties had the highest value of the other varieties in all observation variables.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save