Home
Login.
Artikelilmiahs
43511
Update
ARDHAN DHANI RAMADHAN
NIM
Judul Artikel
PENGARUH KEBIASAAN HIDUP DAN LINGKUNGAN FISIK TERHADAP KEJADIAN TUBERKULOSIS DI DESA BEJI TAHUN 2023
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Desa Beji di wilayah kerja Puskesmas Kedungbanteng memiliki jumlah kasus tuberkulosis tertinggi yaitu 29 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kebiasaan hidup dan lingkungan fisik terhadap kejadian tuberkulosis di Desa Beji. Metodologi: Desain penelitian menggunakan kasus kontrol. Sampel penelitian berjumlah 72 orang (24 kasus dan 48 kontrol). Data kasus diperoleh dari Puskesmas Kedungbanteng mulai dari Bulan Januari – Oktober 2023. Analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat, dan multivariat. Variabel yang diteliti antara lain kebiasaan merokok, kebiasaan membuka jendela, kebiasaan menjemur kasur, luas ventilasi, jenis dinding, jenis lantai, dan pencahayaan. Hasil Penelitian: Hasil p value kebiasaan merokok (0,185), kebiasaan membuka jendela (0,452), kebiasaan menjemur kasur sebesar (0,488), luas ventilasi sebesar (0,096), jenis dinding (0,205), jenis lantai (0,022), pencahayaan (0,017). Nilai OR pencahayaan (3,389). Kesimpulan: Pencahayaan merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap kejadian tuberkulosis di Desa Beji. Diharapkan masyarakat untuk senantiasa memperhatikan kondisi rumah. Bagi peneliti selanjutnya bisa menambahkan variabel yang mungkin berhubungan dengan kejadian tuberkulosis.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Beji Village in the Kedungbanteng Community Health Center working area has the highest number of tuberculosis cases, namely 29 cases. This research aims to determine the influence of living habits and physical environment on the incidence of tuberculosis in Beji Village. Methodology: The research design used case control. The research sample consisted of 72 people (24 cases and 48 controls). Case data was obtained from the Kedungbanteng Community Health Center starting from January – October 2023. Data analysis used univariate, bivariate and multivariate analysis. Variables that studied included smoking habits, window opening habits, mattress drying habits, ventilation area, wall type, floor type and lighting. Research result: Results p value smoking habit (0.185), window opening habit (0.452), mattress drying habit (0.488), ventilation area (0.096), wall type (0.205), floor type (0.022), lighting (0.017). Lighting OR value (3.389). Conclusion: Lighting is the variable that has the most influence on the incidence of tuberculosis in Beji Village. It is hoped that the public will always pay attention to the condition of the house. Future researchers can add variables that may be related to the incidence of tuberculosis.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save