Home
Login.
Artikelilmiahs
43510
Update
WAYAN ADI SUDARYASA
NIM
Judul Artikel
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN TUBERKULOSIS PADA PEDAGANG DI PASAR TAMBAKSOGRA KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang : Tuberkulosis merupakan salah satu jenis penyakit menular yang masih menjadi ancaman di dunia. Tuberkulosis dapat menyerang siapa saja termasuk para pedagang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang berpengaruh terhadap perilaku pencegahan tuberkulosis pada pedagang. Metode : Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pedagang di Pasar Tambaksogra Kabupaten Banyumas yang berjumlah 122 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik incidental sampling sebanyak 94 orang. Analisis yang digunakan adalah uji chi square, uji korelasi spearman, dan uji regresi logistik berganda. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh pada variabel jenis kelamin (p-value = 0,013), pendapatan (p-value = 0,039), dan sikap (p-value = 0,000) terhadap perilaku pencegahan tuberkulosis. Sedangkan, variabel yang tidak berpengaruh yaitu usia (p-value = 0,539), pendidikan (p-value = 0,189), pengetahuan (p-value = 0,753), pelayanan kesehatan (p-value = 0,624), dan dukungan teman (p-value = 0,681). Kesimpulan : Sikap merupakan faktor yang paling berpengaruh dengan nilai OR = 13,381, artinya pedagang dengan sikap baik memiliki peluang 13,381 kali lebih besar untuk melakukan upaya pencegahan tuberkulosis dengan baik dibandingkan dengan pedagang dengan sikap kurang baik.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background : Tuberculosis is one of the infectious diseases that still poses a threat worldwide. Tuberculosis can affect anyone, including traders. This research aims to determine the factors influencing tuberculosis prevention behavior among traders. Methods : This research is quantitative with a cross-sectional study design. The population consisted of all traders in Pasar Tambaksogra, Banyumas Regency, totaling 122 individuals. The sample was selected using incidental sampling technique, with a total of 94 individuals. The analysis employed chi square test, Spearman correlation test, and multiple logistic regression test. Results : The results indicate an influence with the variables of gender (p-value = 0.013), income (p-value = 0.039), and attitude (p-value = 0.000) on tuberculosis prevention behavior. Meanwhile, variables such as age (p-value = 0.539), education (p-value = 0.189), knowledge (p-value = 0.753), health services (p-value = 0.624), and friend support (p-value = 0.681) showed no significant influence. Conclucion : Attitude is the most influential factor with an OR value of 13.381, indicating that traders with a positive attitude are 13.381 times more likely to engage in effective tuberculosis prevention measures compared to those with a less favorable attitude.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save