Home
Login.
Artikelilmiahs
43500
Update
PRAMODYA DAFFA AVIANDINI
NIM
Judul Artikel
KAJIAN AGIHAN HARA FOSFOR DAN SERAPAN FOSFOR PADA TANAMAN PADI DI WILAYAH DAS SERAYU TENGAH KECAMATAN SUSUKAN KABUPATEN BANJARNEGARA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kecamatan Susukan memiliki luas lahan sawah irigasi sebesar 1.125,56 ha dan berada di wilayah DAS Serayu Tengah, dimana suplai air tersebut untuk irigasi dapat mempengaruhi ketersediaan unsur hara, salah satunya yaitu unsur hara fosfor (P). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui agihan hara fosfor, korelasi antara sifat kimia tanah dan serapan fosfor tanaman padi terhadap hasil tanaman padi, dan rekomendasi dosis pemupukan fosfor yang optimal untuk meningkatkan hasil tanaman padi wilayah DAS Serayu Tengah di Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara. Pengambilan sampel dilakukan di 17 titik lokasi yang telah ditentukan berdasarkan peta SLH (Satuan Lahan Homogen). Pengambilan sampel dilakukan secara komposit dengan mengambil sampel sebanyak tiga titik dengan jarak 2-3 m dalam setiap satu titik lokasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebaran fosfor di lokasi penelitian memiliki harkat rendah sampai sangat tinggi (9- 23 ppm P2O5). Terdapat korelasi positif antara P-tersedia dengan hasil tanaman padi dan serapan P dengan hasil tanaman padi yang masing-masing memiliki nilai r = 0,025 (korelasi sangat lemah) dan r = 0,409 (korelasi sedang). Rekomendasi pemupukan P padi sawah berdasarkan harkat P-tersedia pada kedalaman tanah 0-25 cm yang memiliki rerata kebutuhan pupuk sebesar 15,23 kg P2O5/ha atau 42,30 kg SP-36 kg/ha atau 35,64 kg TSP/ha atau 101,53 kg phonska/ha.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Susukan Distract encompasses an irrigated rice field of 1,125.56 hectares and is situated in the Central Serayu Watershed, where the water supply for irrigation can influence nutrient availability, including phosphorus (P). The purpose of this research is to understand the distribution of phosphorus, the correlation between soil chemical properties and rice plant phosphrus uptake abaout rice yield, and to provide optimal phosphorus fertilization recommendations to enhance rice production in the Central Serayu Watershed area of Susukan District Banjarnegara Regency. Sampling was conducted at 17 predetermined locations based on the Homogeneous Land Unit (SLH) map. Composite sampling involved collecting three samples at intervals of 2-3 meters within each location. Research findings indicate a phosphorus distribution ranging from low to very high (9-23 ppm P2O5). Positive correlations were observed between available P and rice yield, as well as P uptake and rice yield, with respective correlation coefficients of r = 0,025 (very weak correlation) and r = 0,409 (moderate correlation). Fertilization recommendation for paddy field based on availed P levels at a soil depth of 0-25 cm suggests an average fertilizer requirement of 15,23 kg P2O5/ha or 42,30 kg SP-36/ha or 35,64 kg TSP/ha or 101,53 kg phonska/ha.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save