Home
Login.
Artikelilmiahs
4346
Update
RINI TRIANTI
NIM
Judul Artikel
THE PORTRAYAL OF 1950s ARKANSAS RURAL LIFE IN JOHN GRISHAM’S A PAINTED HOUSE
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian yang berjudul “The Portrayal of 1950s Arkansas Rural Life In John Grisham’s A Painted House” bertujuan untuk mencari tahu bagaimana pengarang menggambarkan kehidupan di pedalaman Arkansas pada tahun 1950an dalam novel berjudul A Painted House karya John Grisham. Dalam penelitian ini, pendekatan mimetic, dan sosiologi sastra digunakan untuk menganalisis novel tersebut. Selanjutnya, data tersebut dianalisis melalui seting di dalam novel yang terdiri dari waktu, lingkungan fisik dan sosial. Kemudian, analisis seting tersebut menunjukan bahwa kehidupan di pedalaman Arkansas pada tahun 1950an digambarkan di dalam novel A Painted House. Hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa pengarang menggambarkan kehidupan masyarakat di pedalaman Arkansas pada tahun 1950an melalui segi ekonomi, agama dan sosial. Pengarang menggambarkan bahwa masyarakat tersebut hidup sederhana dengan menjadi petani kapas sebagai penghasilan utama mereka yang tidak hanya mempengaruhi kehidupan ekonomi mereka, tetapi juga kehidupan sosialnya karena kelas sosial mereka terbagi menjadi pemilik, penyewa dan bagi hasil. Di samping itu, mereka adalah pemeluk agama Kristen, Baptist dan Methodist, yang memiliki hubungan yang dekat.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The research entitled “The Portrayal of 1950s Arkansas Rural Life In John Grisham’s A Painted House” is aimed to find out how the author portrays 1950s Arkansas rural life in John Grisham’s A Painted House. In this research, mimetic approach, and sociology of literature are applied to analyze the novel. Furthermore, the data are analyzed through the novel’s setting that consists of time, physical and social environment. Then, the setting analysis presents that 1950s Arkansas rural life is portrayed in the novel A Painted House. The findings show that the author portrayed 1950s Arkansas rural people’s life through their economic, religious and social aspects. The author described that they lived a simple life with cotton farming as their main occupation which did not only influence their economic life but also social life since their social class was divided into owner, renter and sharecropper. In addition, they were Christian believers, Baptist and Methodist, who had intimate relationship.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save