Home
Login.
Artikelilmiahs
43443
Update
DINDA DWI NOVIANTY
NIM
Judul Artikel
OPTIMALISASI PELAYANAN PENERBITAN IZIN PRAKTIK BIDAN DI KABUPATEN BANYUMAS MELALUI SIPANJIMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini dilatarbelakangi permasalahan mengenai beberapa penerbitan izin praktik bidan di Kabupaten Banyumas melalui Sipanjimas yang tidak tepat waktu. Pada tahun 2021 total penerbitan izin yang tidak tepat waktu sebanyak 54 dari dari 226 total izin dan menurun pada 2020 sebanyak 29 penerbitan izin tidak tepat waktu dari 949 izin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan optimalisasi pelayanan penerbitan izin praktik bidan melalui Sipanjimas. Penelitian ini menggunakan teori optimalisasi dari Siringoringo (2005) dengan indikator yaitu tujuan, alternatif keputusan, sumber daya yang dibatasi. Metode yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Teknik pemilihan informan dengan menggunakan teknik pusposive sampling. Pengumpulan data dengan melakukan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukan bahwa optimalisasi pelayanan penerbitan izin praktik bidan di Kabupaten Banyumas melalui Sipanjimas belum sepenuhnya optimal. Dari segi tujuan sudah optimal dibuktikan dengan penerbitan izin meningkat. Alternatif keputusan yang dipilih sudah tepat karena pelayanan perizinan melalui sipanjimas waktunya lebih cepat dan prosedurnya lebih mudah. Namun keputusan terkait penambahan jangka waktu kurang optimal karena justru memperlama proses pelayanan. Sumber daya yang dibatasi dimana SDM, sarana dan prasarana, serta data dan iformasi yang disampaikan sudah cukup mumpuni namun masih perlu perbaikan pada sub sistem aplikasi Sipanjimas terutama pada fitur menu pendaftaran.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research was motivated on problems regarding some issuance of midwifery practice licenses in Banyumas Regency through Sipanjimas that were not timely. In 2021 the total issuance of untimely permits amounted to 54 out of 226 total permits and decreased in 2020 to 29 untimely issuance of permits out of 949 permits. This study aims to know and describe the optimization of the service of issuing midwifery practice licenses through Sipanjimas. This study uses optimization theory from Siringoringo (2005) with indicators that are goals, decision alternatives, limited resources. The method used is qualitatively descriptive. Informant selection technique using pusposive sampling technique. Data collection by conducting interviews, observations, and documentation. The data analysis method used is an interactive analysis method. The research results show that permit issuance services are optimized and the practice of midwives in Banyumas Regency through Sipanjimas is quite optimal but not completely. In terms of objectives, it is optimally proven by the permits. The decision alternative is also optimal because the licensing service is through Sipanjimas the time is faster and the procedure is easier. However, decisions related to the appointment of time periods are less optimal because they actually prolong the service process. Limited resources where human resources, facilities and infrastructure, as well as data and information are submitted. But improvements are still needed in the Sipanjimas application subsystem, especially in the registration menu feature
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save