Home
Login.
Artikelilmiahs
43429
Update
RANIA HAFILA PUTRI
NIM
Judul Artikel
Analisis Kebijakan Pembiayaan Program Tuberkulosis Paru di Puskesmas Purwokerto Timur II
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Berdasarkan profil Puskesmas Purwokerto Timur II tahun 2022 bahwa terdapat sejumlah 83 kasus TB paru di mana mengalami kenaikan dari tahun 2021 sejumlah 27 kasus. Terdapat dua kegiatan yaitu, penemuan kasus dan kunjungan rumah serta pemantauan minum obat dengan masing-masing dana adalah Rp. 3.600.000. Namun dalam pelaksanaannya belum mencapai target pelaksanaan program. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebijakan pembiayaan yang berfokus pada kecukupan, pemerataan, efisiensi, dan efektivitas dari pembiayaan program TB. Metodologi: Desain Penelitian yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan 6 informan, yaitu Kepala Puskesmas, Penanggung Jawab Program TB, Penanggung Jawab Sarana Prasarana, Penanggung Jawab Administrasi, Dokter, Dinas Kesehatan. Hasil Penelitian: Kecukupan dana untuk kegiatan prioritas dan kegiatan tambahan dengan berbagai sumber dana yang berdasarkan fungsinya. Pemerataan dana dalam pendistribusian anggaran program tuberculosis yang melihat dari pendistribusian antar kegiatan program tuberkulosis dan pengajuan dokumen. Optimalisasi penggunaan dana dalam efektivitas program tuberculosis dengan melihat perhitungan anggaran yang telah sesuai dengan perencanaan dan target pelaksanaan kegiatan program tuberkulosis. Efisiensi pembiayaan yang melihat pemberdayaan fungsi sarana prasarana dengan pengoptimalan sumberdaya yang dimiliki dan pemenuhan kebutuhan sarana prasarana. Kesimpulan: Kecukupan dana program TB belum tersegmentasi secara merata. Pemerataan program TB sudah cukup merata dilihat dari prioritas kegiatan program. Pembiayaan untuk ketersediaan sarana prasarana penunjang TB sudah efisien. Efektivitas pendanaan belum mencapai target pelaksanaan. Puskesmas Purwokerto Timur II diharapkan dapat meningkatkan dana untuk setiap kegiatan serta mengevaluasi kembali kesesuaian pelaksanaan program berdasarkan pedoman penanggulangan program TB.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Based on the profile of the East Purwokerto II Health Center in 2022, there were 83 cases of pulmonary TB, which has increased from 2021, which was 27 cases. There are two activities, namely, case finding and home visits as well as monitoring medication taking with each fund being IDR. 3,600,000. However, in its implementation it has not achieved the program implementation target. This research aims to determine financing policies that focus on adequacy, equity, efficiency and effectiveness of TB program financing. Methodology: The research design carried out in this study used a qualitative design with a case study approach with 6 informants, namely the Head of the Community Health Center, Person in Charge of the TB Program, Person in Charge of Facilities and Infrastructure, Person in Charge of Administration, Doctor, Health Service. Research result: Adequate funding for priority activities and additional activities with various funding sources based on their function. Equal distribution of funds in the distribution of the tuberculosis program budget, which looks at the distribution between tuberculosis program activities and submission of documents. Optimizing the use of funds in the effectiveness of the tuberculosis program by looking at budget calculations that are in accordance with the planning and targets for implementing tuberculosis program activities. Financing efficiency that looks at empowering the function of infrastructure facilities by optimizing existing resources and meeting infrastructure needs. Conclusion: The adequacy of TB program funding has not been segmented evenly. The distribution of the TB program is quite even, judging from the priority of program activities. Funding for the availability of TB supporting infrastructure is efficient. The effectiveness of funding has not yet reached the implementation target. It is hoped that the East Purwokerto II Community Health Center can increase funding for each activity and re-evaluate the suitability of program implementation based on TB program control guidelines
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save