Home
Login.
Artikelilmiahs
43352
Update
NAJLA QONITA PUTRI JATMIKO
NIM
Judul Artikel
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERAN PENGAWAS MENELAN OBAT (PMO) DI KECAMATAN PURWOKERTO SELATAN, KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang : Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang dapat menyerang paru-paru dan organ tubuh lainnya dan disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Pada tahun 2023 rentang periode Januari-Agustus, wilayah kerja Puskesmas Purwokerto Selatan mencatat terdapat sebanyak 161 orang yang terinfeksi penyakit tuberkulosis dengan kasus tertinggi terjadi di Kelurahan Teluk sebanyak 36 kasus dan Kelurahan Karangpucung sebanyak 27 kasus. Pengawas Menelan Obat (PMO) sangat dibutuhkan untuk membantu penderita tuberkulosis selama masa pengobatannya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor yang dapat berhubungan dengan peran PMO di Kelurahan Teluk dan Karangpucung. Metode : Penelitian kuantitatif analitik dengan desain cross sectional. Populasi kasus adalah seluruh PMO yang tinggal serumah dengan penderita di Kelurahan Teluk dan Karangpucung pada tahun 2023. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 51 responden dengan total sampling setelah dilakukan seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan kriteria eksklusi. Pengambilan data dilakukan dengan pengisian kuesioner. Analisis data menggunakan uji univariat dan bivariat. Hasil Penelitian : Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat variabel yang berhubungan dengan peran PMO. Didapatkan hasil untuk variabel riwayat pendidikan (p-value=0,149), pekerjaan (p-value=0,742), pengetahuan (p-value=0,183) dan sikap (p-value=0,090). Kesimpulan PMO yang berada di Kelurahan Teluk dan Karangpucung sudah baik dalam menjalankan perannya. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara variabel riwayat pendidikan, pekerjaan, pengetahuan dan sikap terhadap peran PMO di Kelurahan Teluk dan Karangpucung. Kata Kunci : Tuberkulosis, Peran PMO, Hubungan Peran PMO
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background : Tuberculosis is an infectious disease that can attack the lungs and other body organs and is caused by the bacteria Mycobacterium tuberculosis. In 2023, spanning the January-August periode, the work area of the South Purwokerto Community Health Center recorded 161 people infected with tuberculosis, with the highest cases occurring in Teluk Village with 36 cases and Karangpucung Village with 27 cases. Drug swallowing monitor are really needed to help tuberculosis suffers during their treatment periode. The aim of this research is to determine factors that can be related to the role of drug swallowing monitor in Teluk and Karangpucung Village. Method : Quantitative analytical research with a cross sectional design. The case population is all drug swallowing monitors who live in the same house as sufferers in Teluk and Karangpucung village in 2023. The sample in this study was 51 respondents with a total sampling after selection was carried out based on inclusion criteria and exclusion criteria. Data collection was carried out by filling out a questionnaire. Data analysis used univariate and bivariate tests. Research Results : The results is this study indicate that there are no variables related to the role of the drug swallowing monitor. Result were obtained for the variables educational history (p-value=0.149), employment (p-value=0.742), knowledge (p-value=0.183) and attitude (p-value=0.090). Conclusion : The drug swallowing monitors in Teluk and Karangpucung subdistrict are good at carrying out their roles. There is no significant relationship between the variables on educational history, employment, knowledge and attitude towards the role of drug swallowing monitors in Teluk and Karangpucung subdisticts. Keywords : Tuberculosis, Role of Drug Swallowing Monitors, Relationship Between Role of Drug Swallowing Monitors
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save