Home
Login.
Artikelilmiahs
43335
Update
ERFITA FITRIYANI
NIM
Judul Artikel
Implementasi Program Penanggulangan Tuberkulosis Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Sumbang I Tahun 2023
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang : Angka keberhasilan pengobatan (success rate) TB Paru merupakan salah satu indikator penanggulangan TB Paru. Angka keberhasilan pengobatan TB Paru di Kabupaten Banyumas pada tahun 2021 sebesar 80,2% dan tahun 2022 sebesar 85,2%. Angka keberhasilan pengobatan di Puskesmas Sumbang I pada tahun 2022 sebesar 80%. Hal tersebut belum sesuai dengan target nasional yaitu sebesar 90%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program penanggulangan tuberkulosis paru di wilayah kerja Puskesmas Sumbang I tahun 2023. Metodologi : Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam serta telaah dokumen yang dianalisis menggunakan thematic analysis. Hasil Penelitian : Implementasi program penanggulangan TB Paru di Puskesmas Sumbang I sudah berjalan dengan baik dari segi komunikasi, sumber dana, disposisi dan SOP. Namun untuk sumber daya manusia masih terdapat kendala seperti tidak adanya kader TB dan programmer belum mendapatkan pelatihan. Sarana dan prasarana masih kurang seperti belum tersedianya alat TCM, terjadi kekosongan OAT untuk anak dan kondisi gudang penyimpanan obat yang masih lembab. Pembagian tugas tenaga pelaksana sudah merata namun masih terdapat double job. Kesimpulan : Implementasi program penanggulangan TB Paru di Puskesmas Sumbang I secara keseluruhan sudah terlaksana dengan baik namun masih terdapat kekurangan serta kendala yang harus diatasi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background : The success rate of pulmonary TB treatment is one indicator of pulmonary TB control. The success rate of pulmonary TB treatment in Banyumas Regency in 2021 is 80.2% and in 2022 is 85.2%. The success rate of treatment at Sumbang I Health Center in 2022 is 80%. This is not in line with the national target of 90%. This study aims to analyze the implementation of the pulmonary tuberculosis control program in the working area of the Sumbang I Health Center in 2023. Methodology : This research uses qualitative methods with a phenomenological approach. Data was obtained through in-depth interviews and review of documents analyzed using thematic analysis. Results : The implementation of the pulmonary TB control program at Sumbang I Health Center has been going well in terms of communication, funding sources, disposition and SOPs. However, for human resources, there are still obstacles such as the absence of TB cadres and programmers have not received training. The distribution of duties of implementing personnel is evenly distributed but there are double jobs. Facilities and infrastructure are still lacking such as the unavailability of TCM tools, there is a void of OAT for children and the condition of the drug storage warehouse is still humid. Conclusion : The implementation of the Pulmonary TB control program at Sumbang I Health Center as a whole has been carried out well but there are still shortcomings and obstacles that must be overcome.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save