Home
Login.
Artikelilmiahs
43274
Update
AQILAH AZZAHRA
NIM
Judul Artikel
Pengaruh Sarana Air Bersih dan Perilaku Menjaga Kesehatan Terhadap Kejadian Tuberkulosis di Kelurahan Teluk
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang : Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis dan masih menjadi permasalahan global termasuk Indonesia. Kelurahan Teluk menempati urutan pertama angka kejadian Tuberkulosis tertinggi di wilayah kerja Puskesmas Purwokerto Selatan pada tahun 2023. Berbagai faktor risiko dari kejadian Tuberkulosis telah dikemukakan oleh beberapa penelitian, diantaranya faktor lingkungan dan perilaku. Metodologi : Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi case control. Populasi kasus adalah penderita Tuberkulosis di Kelurahan Teluk periode Januari-Agustus 2023 dan populasi kontrol merupakan tetangga penderita Tuberkulosis. Total sampel sebanyak 108 responden yang terdiri dari 36 responden dengan perbandingan 1:2 sehingga sampel kontrol sebanyak 72 responden. Teknik pengambilan sampel kasus menggunakan total sampling dan pada sampel kontrol menggunakan purposive sampling. Hasil Penelitian : Ada pengaruh perilaku membuka jendela (p=0,018) dan perilaku etika batuk (p=0,017) terhadap kejadian Tuberkulosis. Tidak ada pengaruh perilaku membuang dahak (p=1,000) dan sarana air bersih (p=1,000) dengan kejadian Tuberkulosis. Kesimpulan : Perilaku membuka jendela dan perilaku etika batuk berpengaruh terhadap kejadian Tuberkulosis di Kelurahan Teluk Kecamatan Purwokerto Selatan tahun 2023.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background : Tuberculosis is an infectious disease caused by infection with the bacteria Mycobacterium tuberculosis and is still a global problem, including in Indonesia. Teluk Subdistrict ranks first in terms of the highest incidence of Tuberculosis in the work area of the South Purwokerto Community Health Center in 2023. Various risk factors for the incidence of Tuberculosis have been put forward by several studies, including environmental and behavioral factors. Methodology : This research uses a quantitative approach with a case control study design. The case population is Tuberculosis sufferers in Teluk Subdistrict for the period January-August 2023 and the control population is neighbors of Tuberculosis sufferers. The total sample was 108 respondents consisting of 36 case samples with a ratio of 1:2 so that the control sample was 72 respondents. The case sampling technique used total sampling and the control sample used purposive sampling. Results : There is an influence of window opening behavior (p=0.018) and cough etiquette behavior (p=0.017) on the incidence of Tuberculosis. There was no influence of phlegm removal behavior (p=1,000) and clean water facilities (p=1,000) on the incidence of Tuberculosis. Conclusion : Window opening behavior and cough etiquette behavior influence the incidence of Tuberculosis in Teluk Village, South Purwokerto District in 2023.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save