Home
Login.
Artikelilmiahs
43254
Update
DIAH AYU KALPIKORINI
NIM
Judul Artikel
Kecernaan Bahan Kering dan Bahan Organik Pakan Berbasis Indeks Sinkronisasi Protein dan Energi secara In-Vitro
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pakan berbasis indeks sinkronisasi protein-energi (SPE) merupakan pakan yang disusun dengan memperhatikan kebutuhan mikroba rumen khususnya pada suplai energi dan N-protein, sehingga kinerja mikroba dalam rumen dapat meningkat dalam proses fermentasi pakan. Tujuan dilakukan penelitian ini ialah mengkaji pengaruh indeks SPE pakan terhadap kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik secara in-vitro. Penelitian dilaksanakan menggunakan metode ekperimental secara In-vitro. Materi penelitian yang digunakan adalah cairan rumen 3 ekor Kambing Jawarandu yang diambil dari rumah potong hewan (RPH) Sokaraja, Purwokerto, segera setelah kambing dipotong. Bahan pakan yang digunakan terdiri dari rumput odot, indigofera, bungkil kelapa, onggok, dedak, ampas tahu, dan mineral mix. Perlakuan yang digunakan adalah pakan dengan indeks SPE berbeda yaitu P1 (0,55), P2 (0,60), P3 (0,65), P4 (0,70), P5 (0,75). Penelitian dilaksanakan secara eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Data penelitian diuji dengan analisis variansi, kemudian di uji lanjut dengan orthogonal polinomial (OP). Nilai KcBK yang didapatkan secara berurut yaitu, P1: 64,76% ± 1,95; P2: 68,17% ± 1,49; P3: 71,49% ± 1,09; P4: 69,99% ± 1,08; dan P5: 69,69% ± 2,65. Nilai KcBO secara berurut yaitu, P1: 68,62% ± 3,65; P2: 74,48% ± 0,79; P3: 80,38% ± 2,02; P4: 78,49% ± 3,39; P5: 76,16% ± 5,47. Berdasarkan hasil analisis variansi, indeks SPE berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kecernaan bahan kering (KcBK) dan kecernaan bahan organik (KcBO) secara invitro. Berdasarkan uji lanjut OP indeks SPE pakan berpengaruh secara kuadratik terhadap KcBK dengan persamaan Y=-92,338 + 477,94X - 349,71X2, R2:0,58, perhitungan titik puncak P (0,683;70,95%) artinya indeks SPE yang optimum sebesar 0,683 akan menghasilkan kecernaan bahan kering sebesar 70,95%. Hasil yang sama juga pada KcBO dengan persamaan Y= 237,54 + 936,06X -690,7X2, R2:0,55, perhitungan titik puncak P (0,667;79,6%) artinya indeks SPE yang optimum sebesar 0,667 akan menghasilkan kecernaan bahan organik sebesar 79,6%. Kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik secara in-vitro yang terbaik terdapat pada pakan dengan indeks SPE 0,68.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The protein-energy synchronization (PES) index-based feed is prepared by supplying Nprotein and energy for rumen microbes metabolism so that the rumen fermentation increases. The study aims to examine the effect of PES index-based feed on in vitro dry matter digestibility (DMD) and organic matter digestibility (OMD). The research was experimental and carried out using in-vitro methods. The research material used 3 Jawarandu goat’s rumen fluid taken from the Sokaraja slaughterhouse, Purwokerto, immediately after the goats were slaughtered. The feed ingredients used consist of odot elephant grass, indigofera, coconut meal, pile, chaff, tofu dregs, and mineral mix. Thetreatment used was feed with different PES indexes, namely P1 (0.55), P2 (0.60), P3 (0.65), P4 (0.70), P5 (0.75). The study was conducted experimentally with Complete Randomized Design (RAL). The research data were tested by variance analysis, then further tested with orthogonal polynomial (OP). The DMD values obtained sequentially, namely, P1: 64.76% ± 1.95; P2: 68.17% ± 1.49; P3: 71.49% ± 1.09; P4: 69.99% ± 1.08; and P5: 69.69% ± 2.65. OMD values in order, namely, P1: 68.62% ± 3.65; P2: 74.48% ± 0.79; P3: 80.38% ± 2.02; P4: 78.49% ± 3.39; P5: 76.16% ± 5.47. Based on the variance analysis, the PES index has a highly significant effect (P<0.01) on the in vitro DMD and OMD. Based on further OP tests, the PES index-based feed has a quadratical effect on DMD with the equation Y= 92,338 + 477,94X - 349,71X2, R2: 0.58, calculation of the peak point P (0.683; 70.95%), means that an optimum SPE index of 0.683 will produce dry matter digestibility of 70.95%.The same result is also on OMD with the equation Y= 237,54 + 936,06X -690,7X2, R2: 0.55, calculation of the peak point P (0,667;79,6%), means that an optimum SPE index of 0.667 will produce organic matter digestibility of 79.6%. The best in-vitro digestibility of dry matter and organic matter in-vitro of the PES index-based feed is found at an index of 0.68.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save