Home
Login.
Artikelilmiahs
43243
Update
DEVINA MAULINA DEWI
NIM
Judul Artikel
ANALISIS PELAKSANAAN FUNGSI KOORDINASI BAPPEDALITBANG DALAM PENYUSUNAN RENCANA KERJA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Bappedalitbang memiliki peran sebagai koordinator dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah. Berdasarkan IKU (Indeks Kinerja Utama) Kabupaten Banyumas terdapat 12 indikator namun terdapat dua indikator belum mencapai target pembangunan. Dengan adanya permasalahan pembangunan daerah menggambarkan kendala dalam pelaksanaan koordinasi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pelaksanaan koordinasi serta faktor yang mempengaruhi koordinasi dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Banyumas. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi partisipasi aktif, wawancara, serta dokumentasi. Metode analisis yang digunakan yaitu model analisis interaktif. Serta keabsahan data dalam penelitian ini diuji dengan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan fungsi koordinasi Bappedalitbang dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Banyumas belum optimal, perinciannya sebagai berikut: pada aspek kerjasama, kesatuan tindakan, pembagian kerja dan faktor tingkat formalitas sudah berjalan dengan optimal. Sedangkan aspek komunikasi, sinkronisasi dan disiplin sudah berjalan namun belum optimal.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Bappedalitbang has a role as coordinator in the preparation of the Regional Government Work Plan. Based on the IKU (Main Performance Index) of Banyumas Regency, there are 12 indicators, but two indicators have not yet reached the development target. The existence of regional development problems illustrates the obstacles in the implementation of coordination. The purpose of this research is to analyze the implementation of coordination and the factors that influence coordination in the preparation of the Banyumas Regency Regional Government Work Plan. The method used in the research is descriptive qualitative. The data collection methods used were active participation observation, interviews, and documentation. The analysis method used was an interactive analysis model. And the validity of the data in this study was tested using source triangulation. The results showed that the implementation of the coordination function of Bappedalitbang in the preparation of the Banyumas Regency Regional Government Work Plan was not optimal, the details are as follows: in the aspects of cooperation, unity of action, division of labor and formality level factors have run optimally.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save