Home
Login.
Artikelilmiahs
4324
Update
BAYU WIDYANTORO
NIM
Judul Artikel
EVALUASI KADAR AIR DAN JUMLAH BAKTERI PADA TELUR ASIN ASAP (SMOKED SALTY EGG) DENGAN MENGGUNAKAN BAHAN BAKAR SEKAM PADI
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi kadar air dan jumlah bakteri pada telur asin asap dengan menggunakan bahan bakar sekam padi. Pengambilan data untuk penelitian dilaksanakan tanggal 31 Mei sampai 23 Juni 2012 di Laboratorium Teknologi Hasil Ternak dan Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto. Materi penelitian yang digunakan adalah 60 butir telur itik umur satu hari dengan rataan bobot telur 64,47 g, 1,2 kg garam, 4,8 kg serbuk batu bata, air, 1 karung sekam padi, 28 g media NA, 1 slop kapas steril, 5 liter akuades, aluminium foil, dan 1 pak cotton buds. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu lama pengasapan 0 jam (L0), lama pengasapan 3 jam (L1), lama pengasapan 6 jam (L2), lama pengasapan 9 jam (L3), dan lama pengasapan 12 jam (44). Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis variansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama pengasapan yang berbeda dengan menggunakan bahan bakar sekam padi berpengaruh tidak nyata terhadap kadar air telur asin asap(P>0,05), namun, berpengaruh nyata terhadap jumlah bakteri (P<0,01). Hubungan antara lama pengasapan dan jumlah bakteri dinyatakan dalam persamaan Y = 0.001x4 - 0.039x3 + 0.390x2 - 1.661x + 7.92 dan nilai R2 = 0.997. Kesimpulan, telur asin yang diasap menggunakan bahan bakar sekam padi menghasilkan kadar air yang sama dan semakin lama pengasapan akan menurunkan jumlah bakteri.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The research was aimed to evaluate water content and total bacteria of smoked salty egg using rice hull. The collection of data for the research were conducted from May 31st 2012 until June 23rd 2012 in the Laboratory of Animal Products Technology and Laboratory of Animal Nutrition and Feed Science, Animal Science Faculty, Jenderal Soedirman University, Purwokerto. The materials used were 1-day-old 60 duck eggs with the average weight of 64.47 g, 1.2 kilos of salt, 4.8 kilos of brick powder, water, a sack of rice hull, 28 g of NA Media, a box of sterilized cotton, 5 litres of aquades, alluminium foil, and a pack of cotton buds. The research method used was experimental method using Completely Randomized Design (CRD) with 5 treatments and 4 repetitions. The treatmens were 0 hour of fumigation (L0), 3 hours of fumigation (L1), 6 hours of fumigation (L2), 9 hours of fumigation (L3), and 12 hours of fumigation (L4). The data were analyzed using analysis of variance. The results showed that the different fumigation time using rice hull did not influence water content of smoked salty egg (P>0.05), however, influenced total bacteria (P<0.01). The relationship between fumigation time and total bacteria was stated by Y = 0.001x4 - 0.039x3 + 0.390x2 - 1.661x + 7.92 and R2 = 0.997. In conclusion, smoked salty eggs which was smoked using rice hull produces similar water content and fumigation time decreases total bacteria.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save