Home
Login.
Artikelilmiahs
43223
Update
ADITIA MUHAMMAD ILYAS
NIM
Judul Artikel
Representasi Islam Moderat dalam Film Religi 3 Doa 3 Cinta (2008)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Genre film religi merupakan gambaran kontemplatif untuk melihat nuansa religiusitas kehidupan kelompok masyarakat tertentu. Film sebagai media komunikasi dimanfaatkan sebagai media representasi atas solusi permasalahan yang sedang bergulir dalam kehidupan beragama. Salah satu solusi yang sering diangkat adalah moderasi beragama di Indonesia. Istilah Islam moderat sangat sering dijadikan sebagai antitesis dari paham Islam yang ekstrem yang berkembang di Indonesia. Film 3 Cinta 3 Doa karya Nurman Hakim menjadi salah satu film religi indonesia yang menyampaikan isu Islam moderat. Pertanyaan yang muncul adalah bagaimana film 3 Doa 3 Cinta merepresentasikan Islam moderat. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui bagaimana film 3 Doa 3 Cinta merepresentasikan Islam moderat. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan menentukan ciri-ciri yang spesifik sesuai dengan tujuan penelitian. Metode pengumpulan data dilakukan dengan memahami isi film, memilih adegan yang sesuai, dan menyusun laporan. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan semiotika Roland Barthes. Berdasarkan hasil penelitian, Islam moderat direpresentasikan dalam film 3 Doa 3 Cinta melalui makna yang terdapat dalam beberapa adegan. Makna tersebut adalah Islam moderat menolak penafsiran teks agama secara tekstual, menolak paham Islam radikal, menolak arabisasi di Indonesia dan menerima modernisasi. Berdasarkan hasil penelitian terdapat beberapa implikasi. Pertama, film religi Indonesia dapat mencontoh keberanian Nurman Hakim dalam merepresentasikan realitas kehidupan beragama di Indonesia. Kedua, produksi film di Indonesia harus banyak memproduksi film religi. Ketiga, memperbanyak menonton film religi. Keempat, penelitian selanjutnya dapat meneliti perkembangan pesan dakwah Islam moderat dalam film religi Indonesia. Kelima, penelitian selanjutnya dapat menganalisis dampak adanya film 3 Doa 3 Cinta bagi kehidupan beragama di Indonesia.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The religious film genre is a contemplative picture to see the religious nuances in the lives of certain groups of people. Cinema, as a means of communication, is used as a representative means to address the issues that are circling in religious life. One solution often mentioned is religious moderation in Indonesia. The term moderate Islam is often used as an antithesis to the radical Islam ideology growing in Indonesia. Nurman Hakim's film 3 Doa 3 Cinta is one of Indonesia's religious films that raises the issue of moderate Islam. The question is how the film 3 Doa 3 Cinta represents moderate Islam. The purpose of this study is to find out how the movie 3 Doa 3 Cinta depicts moderate Islam. This study used descriptive qualitative research by identifying specific characteristics based on the research objectives. The data collection method is to learn the movie content, select appropriate scenes and write a report. The data analysis method in this study will use the semiotics of Roland Barthes. Based on research result, the moderate Islam in the movie 3 Doa 3 Cinta is expressed through the meanings found in several scenes. This means that moderate Islam rejects the textual interpretation of religious texts, rejects radical Islamic ideas, rejects the Arabization of Indonesia, and embraces modernization. Based on the research results, there are several implication. First, Indonesian religious films can emulate Nurman Hakim's courage in representing the reality of religious life in Indonesia. Second, film production in Indonesia must produce a lot of religious films. Third, watch more religious films. Fourth, further research can examine the development of moderate Islamic preaching messages in Indonesian religious films. Fifth, further research can analyze the impact of the film 3 Doa 3 Cinta on religious life in Indonesia.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save