Home
Login.
Artikelilmiahs
43206
Update
RIO ISAC BAGHIZ ARDANA
NIM
Judul Artikel
KONTAMINASI LOGAM BERAT KROMIUM (Cr) LIMBAH INDUSTRI TEKSTIL PADA SEDIMEN DI PANTAI JERUKSARI KABUPATEN PEKALONGAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pantai Jeruksari Kabupaten Pekalongan merupakan salah satu muara dari aliran Sungai Sengkarang. Sepanjang aliran sungai Sengkarang banyak terdapat kegiatan industri batik. Banyaknya industri batik yang membuang limbahnya ke sungai Sengkarang berpotensi menyumbangkan cemaran berupa logam berat kromiun (Cr). Logam berat tersebut bersifat toksik dan terurai dalam jangka waktu lama di perairan, sehingga keduanya dapat terakumulasi dalam sedimen. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survey dengan teknik sampling menggunakan metode random sampling. Pengukuran logam pada sampel sedimen dilakukan menggunakan metode Spektrometri Serapan Atom (SSA)-Nyala pada SNI 8910:2021. Untuk mengetahui tingkat pencemaran dilakukan analisis menggunakan Contamination Factor (CF), Enrichment Factor (EF), Geoaccumulation Index (Igeo), dan Potential Ecological Risk Index (PERI). Konsentrasi logam berat Cr pada sedimen di Stasiun 1 sampai 6 berkisar antara 7,76-15,66 mg/kg dengan rata-rata sebesar 11,51 mg/kg. Konsentrasi logam Cr tersebut masih berada di bawah ambang batas dan memenuhi baku mutu. Tingkat pencemaran logam Cr di Pantai Jeruksari, Kabupaten Pekalongan berdasarkan indeks CF, EF, Igeo, dan PERI termasuk dalam kategori tidak tercemar.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Jeruksari Beach in Pekalongan Regency serves as one of the estuaries for the Sengkarang River. The entire stretch of the Sengkarang River is characterized by a significant presence of batik industry activities. The considerable discharge of industrial wastewater into the Sengkarang River raises concerns about potential contamination with heavy metal chromium (Cr). Chromium is a toxic heavy metal that decomposes slowly in aquatic environments, leading to its accumulation in sediments. This study employed a survey method with random sampling techniques to assess the extent of contamination. Metal measurements in sediment samples were conducted using Flame Atomic Absorption Spectrometry (FAAS) based on the SNI 8910:2021 standard. Pollution levels were analyzed through Contamination Factor (CF), Enrichment Factor (EF), Geoaccumulation Index (Igeo), and Potential Ecological Risk Index (PERI). The concentrations of heavy metal Cr in sediments at Stations 1 to 6 ranged from 7.76 to 15.66 mg/kg, with an average of 11.51 mg/kg. These concentrations fall below the threshold limits, meeting water quality standards. Based on CF, EF, Igeo, and PERI indices, the level of chromium pollution in Jeruksari Beach, Pekalongan Regency, is categorized as non-polluted.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save