Home
Login.
Artikelilmiahs
43191
Update
AHMAD FAUZI
NIM
Judul Artikel
Uji Aktivitas Antibakteri Nanopartikel Ekstrak Etanol Daun Bakau Hitam (Rhizophora mucronata) Terhadap Bakteri Propionibacterium acnes
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang : Jerawat merupakan masalah yang serius bagi remaja usia 15-18 tahun. Faktor utama penyebab jerawat adalah peningkatan produksi sebum, inflamasi, hiperkeratinisasi folikel, dan kolonisasi bakteri. Salah satu bakteri penyebab terjadinya jerawat adalah bakteri Propionibacterium acnes. Penggunaan antibiotik dalam jangka panjang dapat menimbulkan resistensi. Alternatif yang dapat dilakukan yaitu dengan tanaman bakau hitam (Rhizophora mucronata) yang berpotensi memiliki aktivitas antibakteri. Namun obat bahan alam banyak yang memiliki bioavaibilitas yang rendah karena ukuran partikel yang teralu besar. Pembuatan nanopartikel diharapkan dapat menjadi alternatif yang dapat memecahkan masalah penghantaran obat dengan memperkecil ukuran partikelnya sehingga meningkatkan bioavaibilitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri nanopartikel ekstrak etanol daun Rhizophora mucronata terhadap bakteri Propionibacterium acnes Metodologi : Simplisia daun bakau hitam diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Nanopartikel ekstrak etanol daun bakau hitam dibuat dengan metode gelasi ionik. Nanopartikel dikarakterisasi menggunakan Particle Size Analyzer (PSA) dan dibekukan dengan Freeze dryer . Nanopartikel kemudian diujikan terhadap bakteri Propionibacterium acnes dengan menggunakan metode difusi cakram. Hasil Penelitian : Hasil karakteristik nanopartikel ekstrak daun bakau hitam memiliki nilai ukuran partikel rata-rata sebesar 229,76 ± 3,41 mm, distribusi ukuran partikel rata-rata sebesar 0,262 ± 0,0009 dan zeta potensial rata-rata sebesar -17,256 ± 0,17 mV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan zona hambat seiring dengan besarnya konsentrasi ekstrak bakau hitam yang digunakan. Semakin banyak konsentrasi ekstrak yang digunakan maka zona hambat yang dihasilkan akan semakin besar.Hasil zona hambat pada F1, F2 dan F3 masing-masing sebesar 5,87 ± 3,6 mm, 6,72 ± 3,34 mm, 8,43 ± 4,18 mm. Kesimpulan : Nanopartikel ekstrak etanol daun bakau hitam (Rhizophora mucronata) dapat menghambat aktivitas bakteri Propionibacterium acnes dengan terbentuknya zona hambat pada formula 1 sebesar 5,87 ± 3,6 mm, pada formula 2 sebesar 6,72 ± 3,34 mm, dan pada formula 3 sebesar 8,43 ± 4,18 mm. Ketiga formula yang diujikan memiliki aktivitas antibakteri ke dalam kategori sedang-kuat.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background : Acne is a serious problem for adolescents aged 15-18 years. The main factors causing acne are increased sebum production, inflammation, follicular hyperkeratinization, and bacterial colonization. One of the bacteria that causes acne is the bacterium Propionibacterium acnes. Long-term use of antibiotics can lead to resistance. An alternative that can be done is with black mangrove plants (Rhizophora mucronata) which have the potential to have antibacterial activity. However, many natural medicines have low bioaccessibility due to the large particle size. The manufacture of nanoparticles is expected to be an alternative that can solve the problem of drug delivery by reducing the particle size so as to increase its bioavability. This study aims to determine the antibacterial activity of ethanol extract nanoparticles of Rhizophora mucronata leaves against Propionibacterium acnes bacteria. Methodology : Black mangrove leaf simplisia was extracted using maceration method with 96% ethanol solvent. Black mangrove leaf ethanol extract nanoparticles are made by ionic gelation method. The nanoparticles were characterized using a Particle Size Analyzer (PSA) and frozen with a freeze dryer. The nanoparticles were then tested against Propionibacterium acnes bacteria using the disc diffusion method. Results : The results of black mangrove leaf extract nanoparticles have an average particle size value of 229.76 ± 3.41 mm, an average particle size distribution of 0.262 ± 0.0009 and an average zeta potential of -17.256 ± 0.17 mV. The results showed that the increase in the inhibition zone along with the large concentration of black mangrove extract used. The more concentration of the extract used, the greater the inhibitory zone produced. The results of the drag zone on F1, F2 and F3 were 5.87 ± 3.6 mm, 6.72 ± 3.34 mm, 8.43 ± 4.18 mm, respectively. Conclusion : Black mangrove leaf ethanol extract nanoparticles (Rhizophora mucronata) can inhibit the activity of Propionibacterium acnes bacteria by forming an inhibitory zone in formula 1 of 5.87 ± 3.6 mm, in formula 2 of 6.72 ± 3.34 mm, and in formula 3 of 8.43 ± 4.18 mm which is included in the medium-strong criteria. The three formulas tested had antibacterial activity in the medium-strong category.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save