Home
Login.
Artikelilmiahs
43161
Update
INDAH GITA FERNANDA
NIM
Judul Artikel
Studi tentang Pengaruh Formulasi Media dan Nutrijell pada Perbanyakan Tunas Mikro Anthurium plowmanii Croat. dalam Kultur in vitro
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Anthurium plowmanii Croat. adalah salah satu jenis tanaman hias asal Amerika yang banyak diminati dan dibudidayakan oleh masyarakat, khususnya dalam industri florikultura. Perbanyakan A. plowmanii secara konvensional membutuhkan waktu yang lama dengan jumlah anakan yang terbatas, sehingga dibutuhkan alternatif perbanyakan melalui teknik kultur in vitro tumbuhan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk: 1) mengetahui pengaruh interaksi antara formulasi media dan konsentrasi nutrijell pada perbanyakan tunas mikro A. plowmanii; 2) menentukan formulasi media dan konsentrasi nutrijell terbaik pada perbanyakan tunas mikro A. plowmanii. Penelitian ini dilaksanakan secara eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola perlakuan faktorial dua faktor. Faktor pertama adalah formulasi media yang terdiri atas 6 taraf yaitu MS full-strength (MSFS), MS half-strength (MSHS), MSHS + growmore, MSHS + AB-Mix, growmore, dan AB-Mix. Faktor kedua adalah konsentrasi nutrijell yang terdiri atas 3 taraf yaitu 10 g.L-1, 12 g.L-1, dan 14 g.L-1. Setiap kombinasi perlakuan dilakukan pengulangan sebanyak 3 kali, sehingga terdapat 54 unit percobaan. Parameter yang diukur meliputi jumlah tunas (buah), jumlah daun (helai), dan tinggi tunas (mm). Data yang diperleh dianalisis dengan Analysis of Variance (ANOVA) pada tingkat kesalahan 1% dan 5% dan dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan dengan tingkat kesalahan 5%. Hasil penelitan menunjukkan bahwa pertumbuhan tunas mikro A. plowmanii dipengaruhi oleh jenis media dan konsentrasi nutrijell yang digunakan. Media AB-Mix merupakan media terbaik untuk memacu pembentukan tunas mikro A. plowmanii dan nutrijell dengan konsentrasi 12 g.L-1 merupakan konsentrasi pemadat terbaik untuk memacu LPR jumlah tunas dan LPR jumlah daun pada tunas mikro A. plowmanii.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Anthurium plowmanii Croat. is a type of ornamental plant originated from America that has a great demand and cultivated by public, especially in the floriculture industry. Conventional propagation of A. plowmanii is less than optimal because it requires a long time with a limited number of offsprings, so a propagation alternative is therefore needed, such as in vitro plant culture technique. This research has been conducted with a view to 1) study the effect of the interaction between media formulations and nutrijell concentrations on the propagation of A. plowmanii microshoots; 2) determine the best media formulation and nutrijell concentration for the propagation of A. plowmanii microshoots. This research has been carried out experimentally using a Completely Randomized Design (CRD) on a two-factor factorial treatment pattern. The first factor was the media formulation which consisted of 6 levels, namely MS full-strength (MSFS), MS half-strength (MSHS), MSHS + growmore, MSHS + AB-Mix, growmore, and AB-Mix. The second factor was the nutrijell concentration which consisted of 3 levels, namely 10 g.L-1, 12 g.L-1, and 14 g.L-1. Each treatment combination was repeated 3 times, which resulted in 54 experimental units. The parameters measured including the number of shoots (each), number of leaves (strands), and plant height (mm). The data obtained were analysed using an Analysis of Variance (ANOVA) at error rates of 1% dan 5%, followed by Duncan Multiple Range Test at 5% error rate.The research results showed that the growth of A. plowmanii microshoot was controlled by media formulation and nutrijell concentration used. AB-Mix media was the best media for microshoot formation of A. plowmanii and 12 g.L-1 nutrijell resulted in the best RGR of number of shoots and number of leaves A. plowmanii microshoots.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save