Home
Login.
Artikelilmiahs
43060
Update
PRIYA OKTAVIANA PURWANDHANI
NIM
Judul Artikel
Upaya Pasangan Pernikahan Dini Mewujudkan Ketahanan Keluarga Pasca Covid-19 di Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan menggambarkan kondisi ketahanan keluarga pasangan pernikahan dini di Desa Gandatapa Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas yang mampu melalui masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dan observasi. Teori yang digunakan yaitu teori tindakan sosial Max Weber. Hasil penelitian menunjukkan kondisi pasangan pernikahan dini pernah mengalami kesulitan ekonomi selama pandemi. Selama pandemi pasangan pernikahan dini menggantungkan pengeluaran sehari-hari kepada orang tuanya. Namun tidak berlangsung lama, pasca covid-19 seperti sekarang ini pasangan pernikahan dini mampu menjalani rumah tangga secara mandiri. Ketahanan keluarga pada pasangan pernikahan dini bisa dilihat dari aspek ketahanan fisik, ketahanan psikologis, dan ketahanan sosial. Pasangan pernikahan dini bekerja sebagai buruh, serabutan, berjualan online bahkan sampai berhutang untuk memenuhi kebutuhan ekonomi seperti sandang, pangan, dan papan. Ketahanan psikologis dilihat dari kemampuan suami istri untuk mengendalikan emosi, menyikapi diri secara positif, menunjukkan kepedulian dengan cara memahami dan saling menerima sifat pasangan. Kondisi ketahanan sosial di dalam keluarga pasangan pernikahan dini ditinjau dari interaksi yang terjalin melalui proses komunikasi, komitmen pernikahan, dan pengajaran nilai-nilai agama kepada anggota keluarga.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research aims to describe the condition of family resilience of early married couples in Gandatapa Village, Sumbang District, Banyumas Regency who were able to survive the Covid-19 pandemic. This research uses descriptive qualitative methods by collecting data through in-depth interviews and observations. The theory used is Max Weber's theory of social action. The research results show that early married couples have experienced economic difficulties during the pandemic. During the pandemic, early married couples depend on their parents for their daily expenses. However, it didn't last long, after Covid-19, as now, early married couples were able to run their household independently. Family resilience in early marriage couples can be seen from the aspects of physical resilience, psychological resilience and social resilience. Early married couples work as laborers, do odd jobs, sell online and even go into debt to meet economic needs such as clothing, food and shelter. Psychological resilience is seen from the husband and wife's ability to control emotions, respond positively to themselves, show concern by understanding and accepting each other's characteristics. The condition of social resilience in the families of early married couples is seen from the interactions that occur through the communication process, marital commitment, and teaching religious values to family members.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save