Home
Login.
Artikelilmiahs
43055
Update
FADILA PUTRI NOVITASARI
NIM
Judul Artikel
Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Serangan Asma pada Penderita Asma di SMA IT Al-Irsyad AL-Islamiyyah Purwokerto
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Gangguan emosi seperti kecemasan dapat meningkatkan serangan asma dan memperberat serangan asma. Asma adalah penyakit heterogen, karakteristik dari inflamasi saluran pernapasan kronik yang ditandai dengan riwayat gejala pernapasan, seperti mengi, napas yang pendek, sesak napas, dan batuk dari waktu ke waktu dalam suatu intensitas, bersamaan dengan aliran udara ekspirasi. Pada penelitian sebelumnya, didapatkan responden yang mengalami kecemasan ringan, sedang dan berat. Kecemasan tidak bisa diprediksi karena ketakutan atas sesuatu yang bahaya atau tidak diketahui dan suatu keadaan neuritik dengan perubahan interen fisiologi yang berimplikasi pada gerakan ekstrennya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan dengan serangan asma pada penderita asma di SMA IT Al-Irsyad Al-Islamiyyah Purwokerto. Penelitian ini menggunakan metode observasional kuantitatif dengan desain cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah responden sebanyak 13 murid di SMA IT Al-Irsyad Al-Islamiyyah Purwokerto. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) dan Asthma Control Test (ACT). Hasil penelitian diperoleh tingkat kecemasan responden tergolong tidak ada kecemasan (46,2%) dan tingkat kontrol asma responden mayoritas dalam kategori tidak terkontrol (69,2%). Hasil uji statistik menunjukan tidak terdapat hubungan antara tingkat kecemasan dengan serangan asma, dengan hasil analisis hipotesis menggunakan uji Fisher's didapatkan hasil (p = 0,559; p > 0,05). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara tingkat kecemasan dengan serangan asma pada penderita asma di SMA IT-Al Irsyad Al-Islamiyyah Purwokerto.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Emotional disorders such as anxiety can increase asthma attacks and make asthma attacks worse. Asthma is a heterogeneous disease, characterized by chronic respiratory tract inflammation characterized by a history of respiratory symptoms, such as wheezing, shortness of breath, shortness of breath, and coughing over time in intensity, along with expiratory air flow. In previous research, it was found that respondents experienced mild, moderate and severe anxiety. Anxiety is unpredictable due to fear of something dangerous or unknown and a neuritic state with internal physiological changes that have implications for external movements. This study aims to determine the relationship between anxiety levels and asthma attacks in asthma sufferers at SMA IT Al-Irsyad Al-Islamiyyah Purwokerto. This research uses a quantitative observational method with a cross sectional design. Sampling used a total sampling technique with a total of 13 students at SMA IT Al-Irsyad Al-Islamiyyah Purwokerto. Data collection was carried out using the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) and Asthma Control Test (ACT) questionnaires. The research results showed that the respondents' anxiety level was classified as no anxiety (46.2%) and the majority of respondents' asthma control level was in the uncontrolled category (69.2%). The statistical test results showed that there was no relationship between anxiety levels and asthma attacks, with the results of hypothesis analysis using Fisher's test obtained (p = 0.559; p > 0.05). Based on the research results, it can be concluded that there is no relationship between anxiety levels and asthma attacks in asthma sufferers at SMA IT-Al Irsyad Al-Islamiyyah Purwokerto.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save