Home
Login.
Artikelilmiahs
42804
Update
SARAH LAILA NURANISA
NIM
Judul Artikel
Studi hubungan fisik dan kimia pada batugampingr sebagai bahan baku semen Portland, Desa Darmakradenan, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Batugamping merupakan salah satu sumber daya pertambangan yang diperlukan sebagai bahan baku semen, selain untuk pembangunan infrastruktur di Indonesia. Kajian terhadap potensi batugamping diperlukan untuk mengetahui kelayakan batu kapur sebagai bahan baku semen akibat meningkatnya kebutuhan semen. Lokasi penelitian berada di Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Penelitian ini ditinjau dengan menggunakan analisis geokimia terhadap 26 sampel batuan, menggunakan metode XRF (X-Ray Fluorescence) dan 8 sampel untuk analisis petrografi sehingga diketahui kondisi fisik batuan. Standar kelayakan mutu batu kapur, menggunakan baku mutu berdasarkan PT Sinar Tambang Arthalestari, dan PT Semen Indonesia sebagai parameternya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah penelitian terdiri dari litofasies wackestone, packtone, grainstone dan kristalin dengan mutu kadar tinggi mempunyai kisaran CaO 56,64–54,38%, MgO 0,73% – 0,35%, mutu sedang mutu CaO mutu rendah 31,57%-45,88%, kandungan geokimia MgO 1,94%-5,4%. Sebaran batugamping kualitas mutu tinggi tersebar dari arah barat – timur daerah penelitian, batugamping kualitas mutu sedang tersebar di tengah-tengah daerah penelitian, batugamping mutu buruk tersebar di selatan daerah penelitian, dengan sebaran dari barat – timur.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Limestone is a mining resource that is necessary as a raw material for cement, in addition to the development of infrastructure in Indonesia. Studies on the potential of limestone are necessary to determine the feasibility of limestone as a raw material for cement due to the increase in cement needs. The research location is in Darmakradenan Village, Ajibarang District, Banyumas Regency, Central Java. This study was reviewed using geochemical analysis on 26 samples of rock, using the XRF (X-Ray Fluorescence) method and 8 samples for petrographic analysis so that the physical condition of the rock is known. Limestone quality feasibility standards, using quality standards based on PT Sinar Tambang Arthalestari, and PT Semen Indonesia as parameters. The results showed that the research area consisted of wackestone lithofasies, packtone, grainstone and crystaline with high grade quality having CaO range 56.64–54.38%, MgO 0.73% – 0.35%, medium quality low grade CaO quality 31.57%-45.88%, geochemical content of MgO 1.94%-5.4%. The distribution of limestones with high grade quality is spread from the west – east of the research area, limestones with medium grade quality are scattered in the middle of the research area, poor quality limestones are in the south of the research area, with distribution from west – east.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save