Home
Login.
Artikelilmiahs
42802
Update
TRI SOLEHATUN
NIM
Judul Artikel
DETERMINAN TINGKAT KEMISKINAN DI WILAYAH BARLINGMASCAKEB DENGAN PENDEKATAN SUSTAINABLE LIVELIHOOD APPROACH (SLA)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Tingginya tingkat kemiskinan di wilayah Barlingmascakeb yang lebih tinggi dibandingkan dengan tingkat kemiskinan yang ada di Provinsi Jawa Tengah, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk menganalisis pengaruh tingkat pendidikan, pengeluaran per kapita, panjang jalan, dan luas lahan terhadap kemiskinan di wilayah Barlingmascakeb dengan menggunakan pendekatan Sustainable Livelihood Approach (SLA). Data yang digunakan dari tahun 2017 sampai dengan tahun 2022. Alat analisis yang digunakan adalah metode regresi linier berganda model data pooling time series (data panel). Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel tingkat pendidikan, pengeluaran per kapita, panjang jalan, dan luas lahan secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap variabel tingkat kemiskinan di wilayah Barlingmascakeb. Sedangkan secara parsial variabel tingkat pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan di wilayah Barlingmascakeb, variabel pengeluaran per kapita berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan di wilayah Barlingmascakeb, variabel panjang jalan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan di wilayah Barlingmascakeb, dan variabel luas lahan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan di wilayah Barlingmascakeb. Sehingga, perlu upaya dari pemerintah dalam peninjauan kembali kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan pengguna, serta perlunya penyebaran informasi sehingga kebutuhan lulusan tenaga kerja mampu menemukan peluang kerja yang sesuai, menyediakan lapangan pekerjaan, meningkatkan akses jalan yang lebih baik, perlunya penyuluhan pertanian bagi para petani, serta berbagai kebijakan dan program-program bantuan kepada petani miskin.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The high poverty rate in the Barlingmascakeb area is higher than the poverty rate in Central Java Province, so it is necessary to conduct research to analyze the effect of education rate, expenditure per capita, road length, and land area on poverty in the Barlingmascakeb area using the Sustainable Livelihood Approaches (SLA). The data used is from 2017 to 2022. The analytical tool used is the multiple linear regression method of pooling time series data models. The results showed that the variables of education rate, expenditure per capita, road length, and land area simultaneously had a significant effect on the poverty rate variable in the Barlingmascakeb area. While partially the variable education rate has a positive and significant effect on poverty in the Barlingmascakeb area, the expenditure per capita variable has a negative and significant effect on poverty in the Barlingmascakeb area, the road length variable has a negative and significant effect on poverty in the Barlingmascakeb area, and the land area variable has a positive and significant effect on poverty in the Barlingmascakeb area. So efforts are needed from the government in reviewing the curriculum according to user needs, as well as the need for information dissemination so that the needs of labor graduates are able to find appropriate job opportunities, provide jobs, improve access to better roads, the need for agricultural counseling for farmers, as well as various policies and programs of assistance to poor farmers.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save