Home
Login.
Artikelilmiahs
42801
Update
FIRLY RAMADHAN
NIM
Judul Artikel
PENGARUH KARAKTERISTIK KAWASAN TERHADAP POLA TRIP CHAINING PEREMPUAN DI KAWASAN PERKOTAAN PURBALINGGA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kabupaten Purbalingga adalah daerah berkembang dengan pusat kegiatan yang berada di tengah kota. Dikarenakan perempuan memiliki tanggung jawab keluarga yang lebih besar, mereka cenderung melakukan trip chaining dalam melakukan mobilitas. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana karakteristik kawasan perkotaan Purbalingga jika ditinjau dari aspek sosial ekonomi, serta bagaimana pola trip chaining yang dilakukan perempuan usia produktif di kawasan perkotaan Purbalingga , dan apakah ada pengaruh antara karakteristik dari suatu kawasan dengan pola trip chaining yang dilakukan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode SEM (Structural Equation Modelling) dengan bantuan alat analisis AMOS (Analysis Moment Of Structures). Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner secara langsung di lokasi yang ditentukan oleh metode area sampling dengan gabungan antara metode wawancara dan pengisian mandiri dari responden. Pengambilan jumlah sampel ditentukan dengan menggunakan metode slovin dengan margin of error sebesar 10%. Berdasarkan penelitian yang dilakukan diketahui bahwa karakteristik sosial ekonomi perempuan usia produktif di kawasan perkotaan Purbalingga mayoritas memiliki pendidikan terakhir SMA/sederajat, memiliki empat anggota keluarga yang tinggal bersama, dan memiliki pengeluaran perbulan yang berada di bawah UMK Purbalingga (Rp. 2.130.980). Sementara pola trip chaining yang dilakukan perempuan usia produktif di kawasan perkotaan Purbalingga relatif masih sedikit dilakukan, karena hanya 57 % responden yang memiliki > 1 tujuan dalam 1 perjalanan, selain memenuhi tujuan utama kebanyakan responden sering mengunjungi mini market dan memiliki waktu tempuh < 30 menit serta total jarak 10-14.9 KM dalam satu perjalanan. Ditemukan hasil bahwa karakteristik kawasan berpengaruh positif terhadap trip chaining dengan nilai sebesar 0.700, dengan variabel tingkat pengeluaran yang berpengaruh paling besar sebesar 0.382.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Purbalingga Regency is a developing region with an activity center in the middle of the city. Because women have greater family responsibilities, they tend to do trip chaining in mobility, such as combining trips to take children to school and shopping for family needs at the market. This research was conducted to know the characteristics of Purbalingga urban area in terms of socio-economic aspects, as well as how the trip chaining pattern carried out by women of productive age in Purbalingga urban area, and whether there is an influence between the characteristics of an area with the trip chaining pattern carried out. This research was conducted using the SEM (Structural Equation Modeling) method with the help of AMOS (Analysis Moment Of Structures) analysis tool. Primary data was obtained through the distribution of questionnaires directly at the location determined by the area sampling method with a combination of interview and self-filling methods from respondents. Sampling is determined using the slovin method with a margin of error of 10%. Based on the research conducted, it is known that the socio-economic characteristics of women of productive age in urban areas of Purbalingga majority have the last education of SHS/equivalent, have four family members who live together, and have monthly expenses that are below the Purbalingga minimum wage (Rp.2.130.980). Meanwhile, the trip chaining pattern carried out by women of productive age in urban areas of Purbalingga is relatively little done, because only 57% of respondents have > 1 destination in 1 trip, other than fulfilling the primary purpose, most respondents often visit mini markets and have a travel time < 30 minutes and a total distance of 10-14.9 KM in one trip. The results found that the characteristics of the area had a positive effect on trip chaining with a value of 0.700, with the variable level of expenditure having the greatest effect of 0.382.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save