Home
Login.
Artikelilmiahs
42798
Update
AYU KHAMELIA SARI
NIM
Judul Artikel
SIMULASI PENGARUH KETEBALAN RANGE MODULATION MATERIAL (RMM) TERHADAP PERUBAHAN KURVA BRAGG PADA RENTANG ENERGI PROTON 80-140 MeV
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Terapi proton merupakan salah satu terapi radiasi yang semakin popular dalam pengobatan kanker karena kemampuannya untuk mengarahkan dosis radiasi dengan tepat pada tumor, serta mengurangi kerusakan pada jaringan sehat di sekitarnya. Salah satu teknik yang digunakan dalam terapi proton adalah menambahkan range modulation material (RMM), yang dapat memperlebar kurva Bragg agar sesuai dengan volume kanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik interaksi proton dengan RMM dan tanpa RMM pada phantom heterogen dalam jangkauan energi 80-140 MeV, dan untuk mengetahui pelebaran yang dihasilkan dari interaksi proton dengan RMM dan phantom heterogen dengan variasi tebal bahan RMM pada energi 140 MeV. Phantom heterogen yang digunakan terdiri atas susunan kulit, jaringan lunak, dan tulang. Bahan RMM yang digunakaan adalah Tantalum dan Plexiglass. Penelitian dilakukan dengan menginteraksikan proton 80-140 MeV dengan phantom heterogen menggunakan perangkat lunak PHITS berbasis metode Monte Carlo. Hasilnya menunjukan kedalaman puncak Bragg yang dicapai oleh energi 80-140 MeV masing-masing adalah 5,0 cm; 6,0 cm; 7,0 cm; 8,0 cm; 9,2 cm; 10,6 cm dan 12,20 cm. Hal ini menunjukkan bahwa posisi puncak Bragg dipengaruhi oleh dua faktor yakni massa jenis material dan energi proton sumber. Pengujian kedua dilakukan dengan menginteraksikan proton 140 MeV dengan RMM bahan Tantalum dan Plexiglass. RMM akan divariasikan ketebalannya masing-masing 2 cm, 4 cm, 6 cm, 8 cm, dan 10 cm. Kombinasi Tantalum dan Plexiglass dengan variasi tebal 10 cm mampu menghasilkan pelebaran SOBP sebesar 8,4 cm.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Proton therapy is becoming increasingly popular in cancer treatment due to its ability to precisely target the radiation dose to tumors while reducing damage to surrounding healthy tissues. One of the techniques used in proton therapy is the addition of Range Modulation Material (RMM), which can broaden the Bragg peak to match the cancer volume. This research aims to investigate the characteristics of proton interaction with RMM and without RMM in heterogeneous phantoms within the energy range of 80-140 MeV. Additionally, it aims to determine the broadening effect resulting from proton interaction with RMM and heterogeneous phantoms with varying thicknesses of RMM material at an energy of 140 MeV. The heterogeneous phantom consists of layers representing skin, soft tissue, and bone. The RMM materials used are Tantalum and Plexiglass. The study was conducted by simulating proton interactions of 80-140 MeV with the heterogeneous phantom using the Monte Carlo-based PHITS software. The results showed that the Bragg peak depths achieved by energies of 80-140 MeV were 5.0 cm; 6.0 cm; 7.0 cm; 8.0 cm; 9.2 cm; 10.6 cm; and 12.20 cm, respectively. This indicates that the position of the Bragg peak is influenced by two factors: the material's density and the proton source energy. The second test involved proton interactions at 140 MeV with RMM materials Tantalum and Plexiglass, with RMM thicknesses varied at 2 cm, 4 cm, 6 cm, 8 cm, and 10 cm. The combination of Tantalum and Plexiglass with a thickness variation of 10 cm was able to produce a Spread-Out Bragg Peak (SOBP) broadening of 8.4 cm.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save